• Selasa, 4 Oktober 2022

Bayi 6 Bulan Meninggal Setelah Diajak Naik Motor Dari Tegal ke Surabaya, Orang Tuanya Ingin Melihat Bola

- Senin, 8 Agustus 2022 | 13:03 WIB
Bayi 6 Bulan Meninggal Saat Dibawa Naik Motor Dari Tegal ke Surabaya, Orang Tuanya Ingin Melihat Bola (Tangkapan Layar Twitter @JungkangFamily)
Bayi 6 Bulan Meninggal Saat Dibawa Naik Motor Dari Tegal ke Surabaya, Orang Tuanya Ingin Melihat Bola (Tangkapan Layar Twitter @JungkangFamily)


AGTVnews.com - Bayi 6 bulan meninggal dunia saat hendak dibawa menyaksikan pertandingan antara Persebaya Surabaya VS Persita Tangerang secara langsung di stadion.

Kabar meninggalnya bayi 6 bulan ini dibagikan langsung oleh orang tua bayi yang menulis sebuah utas di media sosial Twitter. Melalui akun twitter @jungkangFamily, ayah bayi tersebut mengakui kesalahannya mengajak anaknya menonton pertandingan bola.

Dia menceritakan bahwa anaknya dibawa dari Tegal, Jawa Tengah ke Surabaya  menggunakan motor hanya untuk menyaksikan pertandingan home perdana Bajul Ijo.

Baca Juga: Kuasa Hukum Bharada E Bakal Ajukan Justice Collaborator, Burhanuddin: Berkasnya Sudah Disiapkan

"Akhirnya saya belajar apa makna Persebaya Sak Tekone Izrail berkat ketololan yg terbungkus ego dan kesombongan saya yg nekat mengajak anak sy yg berusia 6bln untuk away dari Tegal ke Surabaya demi melihat Persebaya bertanding home perdana. Semoga cukup sy saja yg tolol," tulis akun @jungkangFamily.

Dalam utasnya di akun twitter @jungkangFamily dia menceritakan bahwa perjalanan dari Tegal ke Surabaya ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua.

Ia sekeluarga berangkat pada Sabtu 30 Juli 2022 pukul 07.15 WIB. Kemudian tiba di Surabaya Minggu 31 Juli 2022 pukul 07.15 WIB.

Baca Juga: 4 Fakta Baru Kasus Brigadir J, Salah Satunya Pengakuan Mengejutkan Bharada E

"Awal kami sekeluarga motoran dgn penuh antusias menyambut laga home perdana, budhal dari Tegal jam 17.38 WIB hari sabtu, smpe di surabaya jam 07.15wib hari minggu. anak sy batuk2 semacam ada dahak, nafas agak sesak. kemudian dibawa ke RS Ewa Pangalila daerah Gn Sari," ujarnya.

"Namun tidak mendapatkan pertolongan maksimal, karena peralatan yg tidak memadai," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Muji Lestari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X