Jangan bermimpi juara kalo cepuk pakan Murai Batu masih begini

- Rabu, 7 Desember 2022 | 17:48 WIB
Jangan bermimpi juara kalo cepuk pakan Murai Batu masih begini (Instagram @muraibatunusantara)
Jangan bermimpi juara kalo cepuk pakan Murai Batu masih begini (Instagram @muraibatunusantara)

AGTVnews.com – Murai Batu adalah salah satu burung kicau kicau yang populer dan sering dilombakan.

Tentu, Murai Batu untuk lomba merupakan burung yang memiliki suara gacor dan mental fighter.

Dikutip dari YouTube CPITV, menurut Koh Icung, Inilah hal sepele yang Sering menyebabkan Murai Batu gagal juara.

Simak Poin pertama yang dilakukan agar burung Murai Batu trotol bisa jadi fighter dan prestasi di lapangan.

Baca Juga: Meski cantik, spesies burung yang satu ini ternyata beracun

Cara ini sangat mudah dan simple, kicau mania pemula bisa mengikutinya dengan gampang.

Pertama, perhatikan menu pemberian makanan harian yang diberikan pada Murai Batu trotol.

Pastikan harus ada sedikit voer di cepuk yang berfungsi sebagai pengeringan. Hal ini agar kroto tidak basah dan bebas dari bakteri yang dapat mengganggu kesehatan burung kicau.

Untuk pemberian menu, berikan kroto dan 20 ekor jangkrik di pagi hari. Ketika sore hari, berikan extrafooding jangkrik sebanyak 15-20 biji.Lakukan menu tersebut sampai burung murai batu berumur 5 bulan.

Baca Juga: Cuma jualan kerupuk sama pecel tanpa nasi, warung di Nganjuk ini rame parah

Ketika burung akan memasuki proses mabung, maka kurangi jangkrik per 5 ekor setiap minggunya. Misalkan dari 15 ekor menjadi 10, 10 ekor menjadi 5 hingga 0 fooding.

Berdasarkan pengalaman koh icung, Ketika sampai tahap 0 jangkrik dan hanya diberi kroto saja, berarti burung sudah fighter.

Rata-rata di umur 6 bulan sudah memasuki tahapan 0 fooding, voer saja tidak pakai jangkrik.

Baca Juga: Nangkula Park, wisata Tulungagung yang ada di tengah sawah, suasananya sejuk parah

Halaman:

Editor: Muji Lestari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X