• Minggu, 5 Desember 2021

Presiden Jokowi Soroti Tingginya Angka Kematian Covid-19 di Jawa Timur

- Jumat, 20 Agustus 2021 | 21:07 WIB
Presiden Joko Widodo.   (Instagram.com/@jokowi)
Presiden Joko Widodo. (Instagram.com/@jokowi)

AGTVnews.com - Presiden Joko Widodo menyoroti tingginya angka kematian di Jawa Timur akibat Covid-19 yang mencapai 7,1 persen.

Menurut Presiden, beberapa kemungkinan tingginya angka kematian di Jawa Timur karena warga yang isoman tidak segera dibawa ke isoter. Selain itu, mereka yang bergejala berat terlambat dibawa ke rumah sakit.

“Saturasinya sudah turun baru dibawa ke rumah sakit, terlambat, yang banyak di situ. Yang kedua komorbidnya. Dua ini menurut saya (penyebab) kenapa (angka kematian) tinggi," jelasnya dihadapan Forkompimda se-Jawa Timur, seperti dikutip dari laman resmi Presiden RI Jumat, 20 Agustus 2021.

Presiden juga meminta agar para unsur pemerintah maupun TNI dan Polri di daerah mengerti betul detail di lapangan terkait penanganan Covid-19. Dengan menguasai kondisi di lapangan, langkah antisipasi dan respons yang tepat terhadap perubahan situasi bisa segera dilakukan.

Terkait hal itu, Presiden menyampaikan sejumlah arahan, antara lain meminta Pangdam dan Kapolda untuk menggerakkan unsur di bawahnya agar mengurusi tempat isolasi terpadu (isoter) bagi masyarakat yang terpapar.

“Kurangi yang isoman (isolasi mandiri), ditarik ke isolasi yang terpusat. Ini akan sangat mengurangi sekali laju penyebaran (Covid-19),” imbuhnya.***

Editor: Yusuf RH Saputro

Sumber: presidenri.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Fakta Kebakaran Klenteng Poo An Kiong Kota Blitar

Selasa, 23 November 2021 | 13:39 WIB

Klenteng Poo An Kiong Kota Blitar Terbakar Hebat

Senin, 22 November 2021 | 16:28 WIB
X