• Kamis, 11 Agustus 2022

Bayi Meninggal Terjepit Saat Persalinan, DPRD Panggil RSUD Jombang

- Senin, 1 Agustus 2022 | 21:36 WIB
Bayi Meninggal Terjepit Saat Persalinan, DPRD Panggil RSUD Jombang (Pixabay)
Bayi Meninggal Terjepit Saat Persalinan, DPRD Panggil RSUD Jombang (Pixabay)

AGTVnews.com - DPRD Jombang bakal memanggil RSUD Jombang terkait kejadian viral bayi meninggal terjepit saat persalinan.

RSUD Jombang akan dimintai klarifikasi terkait kabar dugaan malpraktik yang mengakibatkan bayi pasangan Yopi Widianto (26) dan Rohma Roudlotul Janah (29), warga Dusun Slombok, Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito meninggal.

Ironisnya, bayi mereka meninggal disaat proses persalinan normal berjalan. Sedangkan kepala si jabang bayi disebut sudah keluar dari rahim. Namun kemudian terjadi kemacetan persalinan.

Anggota komisi D DPRD Jombang dr Luluk Chintya mengatakan, pihaknya belum bisa menyimpulkan kejadian di RSUD Jombang itu. Pasalnya, dirinya masih mendapatkan informasi sepihak. Yakni dari pihak rumah sakit.

Baca Juga: Rute Tirta Nirwana Songgoriti Batu, Wisata Legend Malang Raya Dekat Alun Alun Kota

"Untuk itu, besok kita panggil semua pihak yang terkait masalah itu. Yakni, RSUD, Dinkes Jombang, Puskemas Sumobito, keluarga pasien, serta tim dokter," kata Luluk keminta dimintai komentarnya terkair peristiwa tersebut, Senin, 1 Agustus 2022.

Dia mengatakan, dengan pertemuan itu maka akan diketahui apa penyebab da seperti apa yang sebenarnya terjadi.

"Semisal, kita mengorek keterangan dari tim dokter terkait penyebab kemacetan saat persalinan atau distosia," tandasnya.

Rencannya, hearing akan dilakukan pasa Selasa, 2 Agustus 2022 di Gedung DPRD setempat. Sejauh ini, kata Luluk, pihaknya telah mengirimkan undangan terkait pertemuan ini.

Halaman:

Editor: Muji Lestari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X