• Jumat, 27 Mei 2022

736 Ekor Sapi dari Nusa Tenggara Timur Tertahan di Tanjung Perak Karena Ada Aturan Terkait PMK

- Jumat, 13 Mei 2022 | 06:46 WIB
736 Ekor Sapi dari NTTTertahan di Tanjung Perak Karena ada Aturan Terkait PMK (Foto: tribratanews.jatim.polri.go.id)
736 Ekor Sapi dari NTTTertahan di Tanjung Perak Karena ada Aturan Terkait PMK (Foto: tribratanews.jatim.polri.go.id)

AGTVNews.com - Ditengah maraknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), Provinsi Nusa Tenggara Timur mengirim sedikitnya 736 ekor sapi ke Jawa Timur dan DKI Jakarta. Namun, pengiriman itu tertahan di kapal yang sandar di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan dilarang bongkar muat oleh otoritas pelabuhan karena adanya aturan terkait penyakit mulut dan kuku (PMK).

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim Adik Dwi Putranto di Surabaya, Kamis malam, mengatakan pihaknya mendapat laporan tertahannya ratusan sapi itu dari salah seorang pengusaha ternak yang ingin meminta solusi terkait masalah itu.

Adik mendorong pemerintah memberikan solusi bagi pengusaha ternak, khususnya sapi yang saat ini mengalami masalah pengiriman, sehingga arus ekonomi tidak terhambat. Apalagi saat ini sedang mengarah pada pemulihan pascapandemi.

Baca Juga: Piala Thomas 2022, Ahsan Kevin Kalahkan Cina 2:0
Ia menuturkan saat pengiriman ternak belum diberlakukan aturan PMK serta kondisi luar biasa (KLB) dan ketika sampai baru diberlakukan aturan itu.

"Kami minta agar ada perlakuan khusus atau keringanan. Selain itu, sapi itu bukan dari luar negeri serta tidak bermasalah dalam perizinan. Ada info juga beberapa ekor mati," kata Adik, yang juga pengusaha asal Kota Batu itu sebagaimana dikutip AGTVNews.com dari Antara hari ini Jumat 13 Mei 2022. 


Editor: Eva Rohilah

Sumber: antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X