• Jumat, 27 Mei 2022

Setelah Probolinggo, Kini Giliran Lumajang, Ada 124 Ekor Hewan Ternak Sapi Terjangkit PMK

- Kamis, 12 Mei 2022 | 11:14 WIB
Setelah Probolinggo, Kini Giliran Lumajang, Ada  124 Ekor Hewan Ternak Sapi Terjangkit PMK (Foto: tribratanews.jatim.polri.go.id)
Setelah Probolinggo, Kini Giliran Lumajang, Ada 124 Ekor Hewan Ternak Sapi Terjangkit PMK (Foto: tribratanews.jatim.polri.go.id)

AGTVNews.com - Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang merebak di Jawa Timur, setelah Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Probolinggo mencatat jumlah hewan ternak sapi yang diduga terjangkit PMK 143 capai 203 ekor kini Kabupaten Lumajang
juga terkena dampaknya.

Sebanyak 124 ekor sapi yang tersebar pada empat kecamatan di Kabupaten Lumajang, diduga terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian setempat.

Berdasarkan hasil laporan petugas Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), terdapat kasus PMK sapi ditemukan pada empat kecamatan, yaitu Pasirian, Kunir, Senduro, dan Klakah.

Baca Juga: 1300 Baby Lobster Ilegal Berhasil Digagalkan Penjualannya Oleh Tim Kalong Polres Jember

"Dari 231 ternak yang diperiksa, ada 124 ekor sapi yang terindikasi sakit karena proses penularannya sangat cepat," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang Hairil Diani dikonfirmasi di Lumajang, Selasa.

Ia mengatakan pihaknya mengantisipasi proses penularannya yang sangat cepat sehingga harus dilakukan secara bersama-sama untuk mengendalikan penyebaran penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak tersebut.

"Kalau untuk potensi kematiannya sangat rendah, yang perlu diantisipasi adalah proses penularannya karena manusia juga bisa menjadi pembawa yang dapat menularkan ke hewan ternak lainnya," tuturnya.

Baca Juga: Lirik Lagu 'Tentang Cinta', Single Anyar Andika Mahesa 'Kangen Band'

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka mengatakan pihaknya melakukan kooordinasi dengan forkopimda untuk membentuk satuan tugas guna mengatasi wabah PMK pada ternak sapi.

Halaman:

Editor: Eva Rohilah

Sumber: antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X