• Senin, 3 Oktober 2022

Hendak Salat Ashar ke Masjid, Petani di Jombang Malah Tertabrak Kereta Api Sritanjung

- Kamis, 17 Maret 2022 | 19:43 WIB
Hendak Salat Ashar ke Masjid, Petani di Jombang Meninggal Tertabrak Kereta Api Sritanjung (Muji Lestari)
Hendak Salat Ashar ke Masjid, Petani di Jombang Meninggal Tertabrak Kereta Api Sritanjung (Muji Lestari)

AGTVnews.com - Nahas menimpa Akhmad Kalim, warga Desa Segodorejo Kecamatan Sumobito, Jombang. Petani berusia 51 tahun itu meninggal dunia usai tertabrak kereta api di lintasan tak berpalang pintu desa setempat, Kamis (17/3/2022) jam 15.07 Wib.

Saat kejadian, Kalim mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna biru. Dia berniat menuju sebuah Masjid yang ada disisi selatan rel kereta itu untuk menunaikan ibadah salat Ashar. Namun, belum sempat menyeberang, Kalim justru tertabrak kereta api yang melaju dari arah timur itu.

Baca Juga: Hari Perawat Nasional, 2 Ribu Lebih Perawat Gugur Akibat Covid 19

"Korban dari utara mau ke selatan mau ke Masjid untuk salat, rumahnya juga dekat sekitar 50 meter dari lintasan ini," ujar Saiful Amin, saksi mata dilokasi kejadian.

Saksi lainya, Puji Prasetyo menjelaskan, saat itu ada dua rangkaian kereta api yang melintas di dua jalur (doble track). Dari arah barat melintas Kereta Ronggojati sementara dari arah timur kereta Sritanjung.

Korban sempat berhenti disisi utara lintasan sembari menunggu kereta Ronggojati jurusan Cirebon - Yogyakarta melintas.

Baca Juga: Selain MotoGP dan Moto 2, Pembalap Moto 3 Juga Bakal Tampil di Sirkuit Mandalika 2022, Simak Daftarnya

Pada saat bersamaan, juga melintas Kereta Api Sritanjung dari arah timur. Tanpa disadari, Kalim langsung menyeberang. Hingga akhirnya dia tertabrak kereta api jurusan Yogjakarta - Banyuwangi itu.

"Jadi dari barat lepas ekor Ranggajati, dari timur masuk kepala Sritanjung, korban langsung ngegas sepeda motornya," katanya.

Halaman:

Editor: Muji Lestari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X