• Selasa, 5 Juli 2022

Gubernur Edy Rahmayadi Resmi Dilaporkan ke Polisi Usai Jewer Pelatih Biliar

- Senin, 3 Januari 2022 | 19:05 WIB
Larangan berkumis Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi pada seluruh pelatih olahraga di Provinsi Sumut, disambut cibiran netizen. Mereka menilai jangan ada larang pelatih memiliki jembut. (Instagram @edy_rahmayadi)
Larangan berkumis Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi pada seluruh pelatih olahraga di Provinsi Sumut, disambut cibiran netizen. Mereka menilai jangan ada larang pelatih memiliki jembut. (Instagram @edy_rahmayadi)

Baca Juga: Tekad Dionatan Machado Perbaiki Posisi Persik Kediri di Papan Klasemen

"Saya ingin ada permintaan maaf secara terbuka. Saya enggak mau juga kalau dibuat tertutup atau berdua saja. Orang-orang nanti pikirannya bagaimana ke saya," kata Choki Aritonang.

Adapun terkait dengan perwakilan dari Gubernur Sumut yang mendatanginya untuk menyelesaikan masalah, dia secara tegas membantah.

"Sampai saat ini nggak," ucap Choki Aritonang, dikutip dari akun Instagram @jayalah.negriku.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi kembali menjadi sorotan usai memarahi dan mengusir pelatih biliar tim PON XX Papua.

Baca Juga: Pemkab Tulungagung Berencana Ubah Bekas Pasar Sapi Beji Menjadi Mall Pelayanan Publik

Kejadian kurang mengenakan tersebut terjadi pada Senin, 27 Desember 2021, dan cuplikan videonya tersebar melalui pesan di aplikasi WhatsApp.

Dalam cuplikan rekaman yang tersebar itu, terlihat dia sedang memberikan sambutan dalam acara penyerahan tali asih kepada atlet PON XX Papua di rumah dinas Gubernur di Medan.

Edy Rahmayadi kemudian memanggil salah seorang peserta karena tak tepuk tangan, dan memanggilnya naik naik ke atas panggung.

Dia pun menanyakan identitas sosok tersebut dari mulai asal hingga posisinya di dalam kontingen.

Halaman:

Editor: CF Glorian

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X