• Senin, 24 Januari 2022

Geledah Rumah Mami Ambar, Polisi Temukan Kondom Bekas Pakai

- Kamis, 25 November 2021 | 22:52 WIB
Mami Ambar saat dihadirkan dalam acara Press Conference di Polda Jawa Timur, Kamis (25/11). (humas polda Jatim)
Mami Ambar saat dihadirkan dalam acara Press Conference di Polda Jawa Timur, Kamis (25/11). (humas polda Jatim)

AGTVnews.com - Unit III Renakta Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur mengamankan Mami Ambar, seorang wanita asal Kabupaten Lumanjang.

Mami Ambar diamankan atas dugaan perdagangan manusia atau traficking. Modus yang dilakukan mami Ambar ini dengan menawarkan pekerjaan melalui media sosial facebook sebagai LC di Bali dengan gaji fantastis sebesar Rp10 juta hingga Rp15 juta.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli mengatakan, setelah banyak yang melamar, ternyata para wanita ini justru dijadikan sebagai PSK di rumah pelaku Mami Ambar.

Baca Juga: Persedikab Kediri Lakukan Persiapan Khusus Jelang Hadapi PSIL Lumajang di Babak 32 Besar

"Modusnya, menawarkan pekerjaan melalui akun facebook. Korbannya dijanjikan akan dijadikan LC di Pulau Bali dengan gaji yang besar antara Rp10 juta-Rp15 juta tiap bulan, tetapi ternyata dijadikan PSK dengan gaji Rp200 ribu,"ucap Repli dalam pers rilis seperti dikutip AGTVnews.com dari laman koranmemo.com.

Kasus ini terungkap setelah salah satu korban berhasil melarikan diri dari rumah Mami Ambar dan kabur ke Surabaya.

"Ada korban dari mami Ambar ini, TR lompat dari tembok belakang, kemudian panggil travel dan kabur ke Surabaya. Disini kemudian meminta tolong warga dan melapor ke polisi," urai Repli.

Baca Juga: Harapan Pendidik SLB Pada Peringatan Hari Guru 2021

Petugas yang mendapatkan laporan kemudian melakukan penggeledahan di rumah Mami Ambar dan menemukan sejumlah barang bukti.

Diantaranya, uang Uang tunai Rp5.670.000, satu buah buku tamu, satu box kondom, 10 kondom bekas pakai, empat buah pelumas, enam lembar legalisir KK (terkait dengan anak dibawa umur) dan satu unit mobil Luxio Nopol B 1175 CYB.

Tidak hanya itu petugas juga mendapati ada 29 wanita yang dipekerjakan sebagai PSK. Para wanita ini 23 merupakan wanita dewasa dan 6 lainnya merupakan gadis dibawah umur.

"Untuk 23 wanita dewasa dibawa ke Dinas Sosial kabupaten Kediri untuk menjalani pembinaan. Sedangkan 6 gadis yang dibawah umur saat ini berada di Shelter PPT Propinsi Jawa Timur yang berada di lingkup Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk menjalani perawatan dan pemulihan kesehatan,"jelas Repli.

Baca Juga: Persik Kediri Dicibir Pendukungnya Gegara Dua Hasil Minor

Dari apa yang dilakukan, Mami Ambar akan dijerat Pasal 2 Juncto Pasal 17 dan atau Pasal 12 Undang Undang RI Nomor 21 tahun 2007, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara paling singkat 3 tahun dan denda Rp 120.000.000,00 paling banyak Rp 600.000.000,00 (sebagimana dimaksud dalam Pasal 2, Pasal 3, dan Pasal 4 dilakukan terhadap anak, maka ancaman pidananya ditambah sepertiga.***

Halaman:
1
2

Editor: Linda Kusuma Wardhani

Sumber: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X