• Selasa, 18 Januari 2022

Polisi Bongkar Sindikat Pemerasan dengan Modus Aplikasi Kencan Online

- Sabtu, 13 November 2021 | 19:07 WIB
Ilustrasi: Bermodus kencan online, 48 tersangka kasus pemerasan berkedok kencan menggunakan aplikasi daring lintas negara. (Amrothman dari Pixabay)
Ilustrasi: Bermodus kencan online, 48 tersangka kasus pemerasan berkedok kencan menggunakan aplikasi daring lintas negara. (Amrothman dari Pixabay)

AGTVnews.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Metro Jaya membongkar sindikat pemerasan jaringan internasional.

Dalam kasus tersebut, sebanyak 48 tersangka terdiri atas 46 WNI serta 2 WN keturunan China dan Taiwan telah ditangkap polisi.

Modusnya, para pelaku mencari para korbannya melalui aplikasi kencan online. Ketika korban terjerat, para tersangka memulai aksinya.

Baca Juga: Abai Tak Bermasker Belasan Remaja di Kediri Harus Push Up di Pinggir Jalan

Para tersangka berusaha untuk mendekati korban. Korban yang sudah jatuh hati lalu menuruti permintaan para pelaku termasuk telanjang.

Tersangka yang merekamnya kemudian menggunakannya sebagai alat untuk memeras dengan ancaman akan disebarkan jika tak mentrasfer sejumlah uang.

"Satu pengungkapan tentang kejahatan lintas negara yang para tersangkanya adalah WNA keturunan China dan Taiwan. Ada 48 tersangka disini kita amankan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Sabtu, 13 November 2021.

Baca Juga: Bebas dari Penjara, Anji Kapok Rasakan Efek Ganja Paling Berat

Kasus ini terungkap setelah adanya laporan dari korban terhadap kepolisian Taiwan.

Halaman:

Editor: CF Glorian

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X