• Selasa, 30 November 2021

Polisi Grebek Perusahaan Pinjaman Online, 32 Karyawan Kicep Saat Ditahan Petugas

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 17:52 WIB
Polisi saat melakukan penggrebekan di salah satu lokasi usaha pinjaman online (pinjol) di Jakarta. (Dokumen PMJ News)
Polisi saat melakukan penggrebekan di salah satu lokasi usaha pinjaman online (pinjol) di Jakarta. (Dokumen PMJ News)

AGTVnews.com - Sebuah lokasi perusahaan berbasis pinjaman online (pinjol) digrebek jajaran Polda Metro Jaya. Dalam penggrebekan tersebut, 32 karyawan diamankan polisi.

Penggrebekan ini menyusul instruksi Kapolri untuk menindak para pelaku penagih pinjaman online yang meresahkan masyarakat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengungkapkan usaha pinjaman online (pinjol) tersebut diketahui milik PT Indo Teknik.

Baca Juga: Putri Nia Daniaty Minta Agenda Pemeriksaan Terhadap Dirinya Diatur Ulang

Lokasinya ada di Ruko Green Lake City Blok Crown C-17, Cipondoh, Kota Tangerang.

Para pelaku penagih pinjaman online ini, kata Yusri, disamping menerapkan bunga yang sangat tingi, juga memberikan ancaman ketika menagih.

"Pinjaman online di masa pandemi ini telah banyak memberikan kerugian dan keresahan terhadap masyarakat," ujarnya dikutip Kamis, 14 Oktober 2021.

Baca Juga: Kawasan SLG Tak Kunjung Dibuka, Puluhan PKL di Kediri Protes hingga Bakar Rombong Jualan

"Maka itu sesuai dengan instruksi Kapolri langsung, kita lakukan penindakan di lapangan," jelasnya menyambung.

Adapun perusahaan pinjol yang digrebek tersebut, memiliki 13 aplikasi berbasis pinjaman online.

Dari jumlah itu, tiga diantaranya telah memiliki izin, sementara 10 aplikasinya belum mengantongi izin dari lembaga terkait.

Baca Juga: Semakin Moncer, Aktor Indonesia Yayan Ruhian Jadi Pemeran Utama Di Film Hollywood

"Banyak warga yang mengalami keresahan dan ancaman dalam penagihan. Maka itu tim dari Krimsus Polda Metro Jaya langsung bertindak sesuai dengan instruksi Kapolri," ungkapnya.

Pascapenggrebekan itu, lokasi usaha pinjol tela dipasangi garis polisi untuk kepentingan pemeriksaan. Sementara itu, 32 karyawan diamankan untuk dimintai keterangan.

"Kita sudah amankan dan akan dilakukan pemeriksaan oleh petugas," tutur Yusri.***

Halaman:

Editor: CF Glorian

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Fakta Kebakaran Klenteng Poo An Kiong Kota Blitar

Selasa, 23 November 2021 | 13:39 WIB

Klenteng Poo An Kiong Kota Blitar Terbakar Hebat

Senin, 22 November 2021 | 16:28 WIB
X