• Minggu, 4 Desember 2022

Rekannya turut jadi korban, Aremania Blitar minta tragedi Kanjuruhan diusut tuntas

- Senin, 3 Oktober 2022 | 21:47 WIB
Doa bersama Aremania Blitar di pendopo Ronggo  Hadi Negoro. (Nur Ana Alana / AGTVnews.com)
Doa bersama Aremania Blitar di pendopo Ronggo Hadi Negoro. (Nur Ana Alana / AGTVnews.com)

AGTVnews.com - Aremania Blitar tuntut kasus tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Sabtu 1 Oktober 2022 diusut tuntas.

Dari total 127 korban jiwa dalam tragedi Kanjuruhan tersebut, 5 orang diantaranya adalah Aremania Blitar.

Pernyataan ini disampiakan perwakilan Aremania Blitar, Totok dalam doa bersama yang digelar di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, Senin 3 Oktober 2022.

"Aremania Blitar berharap semua lebih baik lagi. Panpel, aparat keamanan semua harus berbenah jangan sampai ada gas air mata yang memang dilarang dalam aturan FIFA," jelasnya.

Baca Juga: Cukup pakai 5 bahan ini, kamu bisa bikin ayam goreng gurih dan crunchy ala hotel bintang 5, dijamin rebutan

Menurutnya saat pertandingan digelar di Malang, sudah dua kali tembakan gas air mata terjadi meski jelas dilarang.

"Pertama saat Arema lawan Persib pernah kejadian sekarang juga kejadian lagi. Kami ingin semua diusut tuntas transparan agar keluarga korban juga merasa legowo,"imbuhnya.

Dia juga mengucapkan terimakasih kepad semua pihak yang memberi wadah kepada Aremania Blitar untuk menggelar doa bersama.

Baca Juga: Jadwal 4 acara konser Kpop di Indonesia pada akhir 2022, lengkap dengan harga tiket dan lokasi

Halaman:

Editor: Linda Kusuma Wardhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X