• Jumat, 30 September 2022

Pemkab Blitar Cabut Izin Padepokan Gus Samsudin

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 11:55 WIB
Pemkab Blitar Cabut Izin Padepokan Gus Samsudin (Nur Ana Alana)
Pemkab Blitar Cabut Izin Padepokan Gus Samsudin (Nur Ana Alana)

AGTVnews.com - Pemerintah Kabupaten Blitar mengambil langkah tegas soal polemik Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin.

Bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pemkab Blitar memutuskan untuk mencabut izin Padepokan Nur Dzat Sejati.

Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso mengatakan, menindaklanjuti hasil assesment yang dilakukan pada 4 Agustus lalu, diputuskan segala aktivitas di Padepokan Nur Dzat Sejati yang berkaitan dengan aktivitas pijat, kegiatan menyerupai pondok pesantren dan majelis taklim dihentikan.

Baca Juga: Kisaran Tarif Baru Ojek Online, Dibagi Menjadi 3 Zona

"Yang jelas izinnya hanya pijat tradisional. Itu ijinnya dari Dinkes tahun 2021. Nah karena Dinkes sudah mencabut izin kita yang di atasnya otomatis juga mencabut izin itu," ujar Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso, Selasa, 9 Agustus 2022.


Dia mengatakan, jika Padepokan Nur Dzat Sejati ingin membuka praktek lagi, maka perizinan harus dilengkapi.

Bukan hanya perizinan pijat tradisional, namun semua kegiatan yang ada di dalamnya juga harus memiliki izin.

Baca Juga: 3 Ucapan Orang Jaman Kuno yang Terbukti di Era Kekinian, Salah Satunya Macan Bakal Ada di Jalan

"Iya harus ada izinnya, artinya harus mengurus izin sendiri-sendiri apa saja kegiatan yang ada disana. Misalnya soal pijat tradisional, izin pondok pesantren hingga majelis taklim," ungkapnya.

"Karena mereka tidak memiliki  izin kegiatan menyerupai pondok pesantren dan izin majelis taklim sesuai dengan PMA nomor 29 tahun 2019 tentang majelis taklim  dan PMA nomor 30 tahun 2020 tentang pendirian penyelenggaraan pesantren," tegasnya.

Halaman:

Editor: Muji Lestari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tawuran viral di Blitar, polisi tangkap 7 pemuda

Selasa, 27 September 2022 | 17:24 WIB
X