• Sabtu, 20 Agustus 2022

Demo Bela Korban KDRT di Kediri Ricuh, Polisi dan Massa Saling Dorong

- Kamis, 2 Juni 2022 | 17:11 WIB
Aki unjuk rasa bela korban KDRT di Pengadilan Negeri Kota Kediri sempat diwarnai ketegangan antara polisi dan massa. (Aji Muhammad/AGTV News)
Aki unjuk rasa bela korban KDRT di Pengadilan Negeri Kota Kediri sempat diwarnai ketegangan antara polisi dan massa. (Aji Muhammad/AGTV News)

AGTVnews.com - Massa yang mengatasnamakan diri sebagai Ikatan Pemuda Kediri (IPK) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Pengadilan Kota Kediri.

Dalam aksinya, massa menolak tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap terdakwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan korban Sundari warga Desa Ketawang Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri..

Massa menilai ada main mata antara terdakwa KDRT dengan JPU yang berujung pada tuntutan yang dianggap terlalu ringan.

Baca Juga: Raffi Ahmad Rambah Bisnis Jual Tanah, Hitungan Menit Terjual 546 Petak

Massa beralasan merujuk pada pasal 44 ayat 1 uu no 23 tahun 2004 tentang penghapusan KDRT, terdakwa dituntut maksimal 5 tahun penjara.

Sayangnya aksi unjuk rasa ini diwarnai kericuhan. Massa dan polisi yang menjaga Kantor Pengadilan Negeri Kota Kediri terlibat aksi saling dorong.

Massa yang ingin merangsek masuk ke Kantor Pengadilan dihadang polisi.

Baca Juga: Raihan Trofi Lionel Messi Kini Imbangi Cristiano Ronaldo

Aksi ini mereda begitu koordinator aksi menenangkan massa yang sudah tak sabar karena tuntutannya tak dipenuhi.

"Masa' pelaku hanya dituntut tujuh bulan penjara," ujar korlap aksi dalam orasinya, Kamis, 2 Juni 2022.

Halaman:

Editor: CF Glorian

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X