• Selasa, 16 Agustus 2022

Warga Blitar Jadi Korban Penipuan Berkedok Tebus Murah Sembako

- Minggu, 10 April 2022 | 09:30 WIB
Warga Blitar Jadi Korban Penipuan Berkedok Tebus Murah Sembako (Foto: Nur Ana Alana / AGTVNews.com)
Warga Blitar Jadi Korban Penipuan Berkedok Tebus Murah Sembako (Foto: Nur Ana Alana / AGTVNews.com)

AGTVNews.com - Aksi penipuan dengan korban ibu-ibu rumah tangga terjadi di Blitar. Modusnya, pelaku mengaku sebagai PNS Pemerintah Kabupaten Blitar yang ditugasi membagikan kwitansi belanja senilai Rp 30.000 untuk ditukarkan dengan sembako kepada warga Blitar. Namun bukannya sembako yang didapat, para korban justru harus menelan kekecewaan.

Kasatpol PP Kabupaten Blitar, Rustin Tri Setyo Budi saat dikonfirmasi membenarkan adanya penipuan tersebut. Dia menuturkan awalnya ada warga yang kebingungan di lokasi bazar Ramadhan Pemkab Blitar di area alun-alun Kanigoro. Saat ditanya Camat Binangun, yang bersangkutan menjawab hendak menukarkan kwitansi.

"Jadi awalnya ada warga datang ke bazar membawa kwitansi, katanya untuk mengambil sembako. Dia mendapatkan itu dari perempuan yang mengaku bernama Lisa, seorang PNS," kata Rustin, Minggu 10 April 2022. 

Baca Juga: Profil Arief Muhammad, Berawal dari Menulis Pocong, Brand Baso Aci Akang, Hingga Bagi-Bagi Ratusan Vespa Matic

Rustin menambahkan, korban mengaku awalnya diminta mengambil sembako oleh pelaku di depan kantor DPRD Kabupaten Blitar. Namun karena lokasi sepi, korban mendatangi bazar Ramadhan di alun-alun Kanigoro.

"Korban tidak hanya satu tapi ada empat orang. Untuk pelaku, yang mengaku bernama Lisa itu sudah kita cek tapi tidak ada datanya," ujarnya.

"Kami sudah koordinasi dengan Bakesbangpol dan Polres Blitar. Meski nilainya kecil namun ini butuh perhatian karena kasihan masyarakat yang jadi korban," tegasnya.

Baca Juga: Gudang Bahan Kimia di Jakarta Terbakar Hebat, Warganet sebut Seperti Serangan Bom

Rustin menambahkan, masyarakat diminta tidak mudah percaya dengan tawaran-tawaran yang murah dan menggiurkan. Meski di tengah kondisi saat ini masyarakat membutuhkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Halaman:

Editor: Eva Rohilah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X