• Senin, 3 Oktober 2022

Kisah Pedati Mbah Gleyor, Kendaraan Kuno Bupati Kediri Diduga Peninggalan Abad Ke 18

- Rabu, 2 Maret 2022 | 18:22 WIB
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri meninjau pedati Mbah Gleyor yang diduga peninggalan abad ke 18. (Aji Muhammad/AGTV News)
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri meninjau pedati Mbah Gleyor yang diduga peninggalan abad ke 18. (Aji Muhammad/AGTV News)

AGTVnews.com - Tim Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, meninjau Pedati Mbah Gleyor yang berada di Jalan Gelinding Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri.

Pedati Mbah Gleyor tersebut diduga peninggalan sejarah abad ke 18.

Tim dari Dinas Pariwisata kemudian mengukur Pedati Mbah Gleyor, mulai panjang, lebar dan diameter roda.

Baca Juga: Simak 4 Manfaat pada Hari Raya Nyepi dalam Kehidupan serta Alam Semesta

Ini untuk memastikan kondisi Pedati Mbah Gleyor yang berusia ratusan tahun.

"Dari hasil pengamatan kita, Pedati Kuno tersebut daei bahan kayu yang berusia ratusan tahun yang lalu. Dan paku yang digunakan berbentuk persegi panjang zaman kerajaan kuno,"kata Eko Priyanto, Kasi Museum dan Kepurbakalaan Disparbud Kabupaten Kediri, saat mengecek Pedati Mbah Gleyor.

Menurut cerita turun-temurun, Pedati Mbah Gleyor tersebut peninggalan Adipati Djojohadiningrat yang tertangkap oleh Belanda dan diasingkan ke Sulawesi hingga meninggal di pengasingan sekitar tahun 1836 masehi.

Baca Juga: 3 Tips Agar Menjadi Pribadi yang Kuat Secara Mental yang Tak Banyak Orang Tahu

"Dari cerita masyarakat sekitar, Pedati kuno berbentuk Amphibi tersebut milik Adipati Djojohadingrat (Bupati Kediri pertama). Kita tetap menghormati cerita masyarakat karena itu termasuk Kearifan Lokal,"tambah Eko.

Halaman:

Editor: Linda Kusuma Wardhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tawuran viral di Blitar, polisi tangkap 7 pemuda

Selasa, 27 September 2022 | 17:24 WIB
X