• Sabtu, 28 Mei 2022

Jual Pupuk Bersubsidi, Polres Nganjuk Amankan 3 Pelaku dengan 100 Ton Lebih Barang Bukti

- Kamis, 20 Januari 2022 | 19:53 WIB
Polres Nganjuk ungkap penjualan pupuk bersubsidi sebanyak 115 ton. (Andri Purwanto/AGTVnews.com)
Polres Nganjuk ungkap penjualan pupuk bersubsidi sebanyak 115 ton. (Andri Purwanto/AGTVnews.com)

AGTVnews.com - Satreskrim Polres Nganjuk membongkar kasus penyelewengan penjualan pupuk bersubsidi di wilayah Kabupaten Nganjuk.

Dari ungkap kasus penyelewengan penjualan pupuk bersubsidi ini, petugas mengamankan 3 pelaku dengan inisial R, HNP, dan L.

Ketiga pelaku dimankan dengan total barang bukti 111,5 ton pupuk subsidi berbagai jenis.

Baca Juga: 5 Hewan di Dunia Memiliki Umur Panjang Bahkan Ada yang Tak Bisa Mati

Kapolres mengatakan, kasus penyelewengan pupuk bersubsidi ini terungkap dari banyaknya laporan masyarakat, terkait kelangkaan pupuk bersubsidi di wilayah Kabupaten Nganjuk.

“Dari laporan masyarakat itu akhirnya kami kemudian membentuk timsus Polres Nganjuk terkait hal ini,” kata Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson, dalam konferensi pers, Kamis 20 Januari 2022.

Ditambahkan Kapolres, para tersangka ini menjual pupuk bersubsidi kepada orang lain yang bukan merupakan anggota kelompok tani sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani ( RDKK).

Baca Juga: Intip Spesifikasi Sony Experia Edge 5G yang Siap Jajaki Pasar Indonesia

“Awalnya pada tanggal 6 Januari 2022 kami mengamankan satu orang tersangka inisial R (51 tahun) pemilik kios yang menjual pupuk subsidi jenis urea dan NPK Phonska tidak sesuai peruntukan di Kecamatan Tanjunganom. Dari gudang tersangka diamankan barang bukti sekitar 4 ton,” ujar AKBP Boy Jeckson.

Halaman:

Editor: Linda Kusuma Wardhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X