• Jumat, 27 Mei 2022

Terbukti Menerima Fee Bansos, Mantan Kadinsos Kota Kediri dan Pendamping BPNT Ditetapkan Tersangka Korupsi

- Kamis, 20 Januari 2022 | 08:34 WIB
sejumlan uang tunai penerimaan fee bansos yang diterima kedua tersangka kasus korupsi BPNT (Bayu Eka Putra/AGTVNews.com)
sejumlan uang tunai penerimaan fee bansos yang diterima kedua tersangka kasus korupsi BPNT (Bayu Eka Putra/AGTVNews.com)

AGTVnews.com - Kejaksaan Negeri Kota Kediri menetapkan dua tersangka dalam kasus korupsi bantuan pangan non tunai (BPNT) kota Kediri.

Dua orang tersebut adalah mantan Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Triyono Kutut Purwanto dan Koordinator Daerah/Pendamping BPNT Kota Kediri Sri Roro Dewi Sawitri.

Kedua tersangka korupsi BPNT ini terbukti meminta fee kepada pihak supplier atau pihak ketiga bahan pokok program BPNT di Kota Kediri.

Baca Juga: Cocok untuk Para Gamers, Inilah Rekomendasi 8 Headset Bluetooth di Bawah Rp 300 Ribu

Besarnya fee yang diminta juga bervariasi dan berbeda.

Untuk komoditas beras, kepala dinas mendapat fee Rp200 tiap kg dan pendamping, Rp100 tiap kg. Sementara komoditas telur, fee kepala dinas Rp1.000 tiap kg dan pendamping Rp500 tiap kg.

Untuk komoditas kacang, kepala Dinas mendapat fee Rp1.000 di tiap kg dan pendamping Rp500 per kg.

Baca Juga: Mensos Risma Berharap 32 Ribu ASN Kembalikan Bantuan Sosialnya ke Kas Negara

"Permintaan fee tersebut berlangsung sejak periode bulan Juni 2010 sampai dengan September 2021, dengan total jumlah yang telah diterima kurang lebih sekitar Rp. 1,4 Miliar," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri Sofyan Selle, Rabu, 19 Januri 2022.

Halaman:

Editor: Linda Kusuma Wardhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X