• Minggu, 29 Mei 2022

Sutarji Warga Tulungagung, Ungkap Alasan Utamanya Mengoleksi Keranda Mayat Hingga Tali Pocong

- Minggu, 16 Januari 2022 | 11:41 WIB
Tangkapan Layar Youtube podcast De-En'A Show dengan Sutarji, Warga Tulungagung yang Mengoleksi Keranda Mayat Hingga Tali Pocong (Firmanto Imansyah)
Tangkapan Layar Youtube podcast De-En'A Show dengan Sutarji, Warga Tulungagung yang Mengoleksi Keranda Mayat Hingga Tali Pocong (Firmanto Imansyah)

AGTVnews.com - Nama Sutarji (62) sebagai kolektor benda antik di desa Aryojeding kecamatan Rejotangan kabupaten Tulungagung, sudah banyak dikenal oleh masyarakat.

Hobinya mengoleksi benda antik dan ekstrim menjadikan mantan jagal hewan ini semakin dikenal, apalagi setelah dirinya secara sukarela membuka museum barang
antiknya untuk masyarakat umum secara gratis.

Dalam podcast De-En'A Show, Sutarji mengaku koleksi benda benda antik yang sebagian dianggap ekstrim ini bukan terjadi begitu saja, sebab dirinya juga ingin memberikan pesan moral kepada orang orang yang berkunjung ke museumnya.

Baca Juga: Jordi Amat Dinaturalisasi PSSI, Begini Komentar Luis Milla

"Saya mulai koleksi sejak tahun 1986, saat itu pas membangun rumah saya menemukan benda antik kemudian saya kumpulkan, sampai sekarang ini," ujarnya.

Misalnya diirinya mengoleksi 5 buah batu nisan yang sengaja di letakkan di pintu keluar rumahnya, menurutnya pesan yang ingin disampaikan dengan koleksi tersebut adalah keinginannya untuk selalu mengingat mati.

"Saya ada pendopo yang jumlahnya 5, saya taruh semua di depan pintu keluar, tujuannya kalau mau kemana mana,saya bisa selalu ingat mati," ucapnya.

Baca Juga: Aji Santoso : Marselino Ferdinan Harus Bermain di Luar Negeri, Asal Jangan di Malaysia

Begitu juga dengan keranda mayat berwarna putih yang didapatkannya dari Malang, dirinya juga mengingatkan kepada orang yang berkunjung ke museumnya
untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan, sebab kematian selalu datang dengan tiba tiba.

Halaman:

Editor: Eva Rohilah

Sumber: YouTube

Tags

Terkini

X