• Senin, 17 Januari 2022

Makam Bung Karno Tetap Buka Saat Libur Natal dan Tahun Baru

- Kamis, 25 November 2021 | 16:20 WIB
Meski pemerintah pusat akan membatasi liburan saat Natal dan Tahun Baru, tapi Pemkot Blitar tetap akan membuka wisata Makam Bung Karno. (Nur Ana Alana/AGTV News)
Meski pemerintah pusat akan membatasi liburan saat Natal dan Tahun Baru, tapi Pemkot Blitar tetap akan membuka wisata Makam Bung Karno. (Nur Ana Alana/AGTV News)

AGTVnews.com - Wisata Makam Bung Karno di Kota Blitar tidak akan ditutup selama libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Hal ini ditegaskan Wali Kota Blitar Santoso, menyusul rencana pemerintah yang akan menerapkan PPKM Level 3 di seluruh daerah Indonesia pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Dia menjelaskan, meski tidak ditutup namun jumlah pengunjung di Makam Bung Karno dibatasi untuk tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Baca Juga: Khadija Omar Kontestan Miss World Berhijab dari Somalia

"Sesuai ketentuan untuk lokasi wisata termasuk Makam Bung Karno bukan ditutup tapi dikurangi atau dibatasi jumlah pengunjungnya," ujar Santoso, Kamis, 25 November 2021.

Sementara soal kebijakan PPKM Level 3, Santoso menegaskan Pemkot Blitar tetap akan mematuhi kebijakan pemerintah pusat.

Meski dalam beberapa waktu terakhir Kota Blitar sudah berstatus PPKM Level 1.

Baca Juga: Catatan Manuskrip Tentang Teori Relativitas Milik Albert Einstein Dilelang

"Untuk mencegah penyebaran Covid-19 selama libur Natal dan Tahun Baru, tentu kebijakan itu harus kita patuhi," tegasnya.

Santoso menegaskan, saat penerapan PPKM Level 3 selama libur Nataru, Pemkot Blitar akan melakukan pengetatan mobilitas masyarakat.

"Meski pariwisata tetap buka dan pusat perbelanjaan tetap buka namun tetap akan ada pengetatan kegiatan masyarakat," pungkasnya.

Baca Juga: Pelaku UMKM di Kediri Resah dengan Kebijakan Minyak Sawit dalam Kemasan

Sebelumnya, Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan mengatakan, pengamanan Nataru akan disesuaikan dengan penerapan PPKM level 3.

Termasuk pencegahan kegiatan yang menimbulkan keramaian dan kerumunan.

"Untuk lebih detailnya kita masih menunggu petunjuk pusat. Namun yang akan kami tekankan dan kita fokuskan adalah tidak ada kegiatan yang menimbulkan keramaian dan kerumunan."

"Seperti kita ketahui, kasus Covid-19 di Kota Blitar sudah melandai kita tidak ingin dengan adanya pesta yang menyebabkan kerumunan justru akan menimbulkan klaster baru," ujar Yudhi.

Halaman:
1
2

Editor: CF Glorian

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Minyak Goreng Murah Tersedia di Operasi Pasar Kediri

Jumat, 14 Januari 2022 | 13:52 WIB
X