• Senin, 17 Januari 2022

Wadul Banjir Rutin di Lingkungannya, Warganet Unggah Video Untuk Pejabat

- Rabu, 24 November 2021 | 09:01 WIB
kondisi banjir ancar yang menimpa di Kecamatan Campurdarat Tulungagung. (Facebook.com)
kondisi banjir ancar yang menimpa di Kecamatan Campurdarat Tulungagung. (Facebook.com)

AGTVnews.com - Sebuah unggahan video beredar di salah satu grup FB Tulungagung. Video ini mengunggah kondisi banjir di lingkungan warga yang ada di Kecamatan Campurdarat Tulungagung.

Dalam video tersebut, pengunggah menggambarkan banjir ancar berupa air bercampur lumpur yang terjadi di sekitar rumahnya.

Banjir ancar ini dipicu hujan deras yang terjadi di sekitar kecamatan Campurdarat dan wilayah hutan Cerme yang tak jauh dari lokasi tersebut.

Baca Juga: Balapan di Sirkuit Mandalika Picu Perputaran Uang Hingga 10 Miliar

Dalam video tersebut, pengunggah mengeluhkan banjir ancar yang rutin terjadi ketika hujan turun.

"Assalamuallaikum lur, salam waras masih bersama warga Tulungagung bagian selatan,"ucapnya dalam bahasa Jawa.

"Update lur, Selasa 23 November, Selasa Pon tepatnya wuku Lakir, Banjir lagi ini, info info update banjir lagi,"lanjut pria tersebut, seperti dikutip AGTVnews.com pada Rabu 24 November 2021.

Baca Juga: Kehadiran Arthur Irawan Memperkuat Persaingan Lini Belakang Persik Kediri

Dalam video itu terlihat beberapa pengguna sepeda motor yang berusaha menerjang banjir untuk ke lokasi tujuannya. Namun langsung diarahkan untuk putar balik untuk menghindari banjir.

"Kalau mau lewat Cerme Gamping Patung Kuda, lewat jalan Paving saja lur. Terus kalau kaya begini terus aku bisa curhat ke siapa lur lur, Semoga saja video ini dilihat pejabat atas sana," tutup suara pria tersebut.

Dikonfirmasi mengenai video ini, Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Tulungagung, Soeroto mengatakan banjir ancar terjadi beberapa jam saja kemudian langsung surut saat hujan berhenti.

"Itu biasa seperti itu,banjirnya hanya beberapa jam kemudian langsung surut,"jelasnya.

Menurutnya, air banjir berasal dari hutan Cerme yang lokasinya tepat berada di sebelah atas pemukiman warga.

Baca Juga: Muhammad Rafli Kunci Kemenangan Arema FC Atas Barito Putera

Ketika hujan turun dengan deras, air dari hutan yang gundul tersebut akan turun ke bawah membawa material tanah bercampur lumpur sehingga warnaya kecoklatan.

"Hutan cerme diatasnya itukan sudah gundul, makanya air bercampur tanah lumpur turun ke bawah, warnanya kayak gitu," ucapnya.

Soeroto memastikan hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun kerugian material, pihaknya berharap masyarakat yang beraktifitas di sekitar lokasi agar lebih berhati-hati.***

Halaman:
1
2

Editor: Linda Kusuma Wardhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Minyak Goreng Murah Tersedia di Operasi Pasar Kediri

Jumat, 14 Januari 2022 | 13:52 WIB
X