• Minggu, 5 Desember 2021

Kades Karangsari Pemilik Singapore Waterpark Tulungagung Divonis Denda Jutaan Langgar Prokes di Awal Pandemi

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:21 WIB
Kades Karangsari pemilik Singapore Waterpark Tulungagung didenda jutaan karena langgar Prokes. (Firmanto Imansyah/AGTVnews.com)
Kades Karangsari pemilik Singapore Waterpark Tulungagung didenda jutaan karena langgar Prokes. (Firmanto Imansyah/AGTVnews.com)

AGTVnews.com - Kepala Desa (Kades) Karangsari Kecamatan Rejotangan kabupaten Tulungagung Jawa Timur, HR akhirnya divonis denda Rp8 juta subsider 3 bulan kurungan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tulungagung.

HR diketahui merupakan pemilik lokasi wisata Singapore Waterpark di Rejotangan, Tulungagung.

Kades HR dinyatakan secara sah dan meyakinkan bersalahan dengan melanggar pasal 93 undang undang nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Baca Juga: 5 Zodiak yang Tidak Bisa Bilang Tidak, People Pleaser Banget Deh

Pemilik Singapore Waterpark ini telah melakukan tindak pidana tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut terdakwa dengan pidana denda sebesar Rp12,5 juta subsider 6 bulan hukuman penjara.

Kasie Intelejen Kejaksaan Negeri Tulungagung Agung Tri Radityo mengatakan, atas vonis tersebut pihaknya masih pikir-pikir dan kini tengah melaporkannya kepada pimpinan.

Baca Juga: Ada Desa Pocong di Madura, Dikaitkan Mitos dan Silsilah Raja

Agung mengakui, vonis yang dijatuhkan majelis hakim lebih rendah dari tuntutan JPU. Namun pengurangannya tak lebih dari separo dari tuntutan yang disampaikan dalam persidangan sebelumnya.

"Ya kami masih pikir-pikir, apalagi vonis yang dijatuhkan ini kan sudah lebih dari separuh tuntutan kita," ucapnya.

Seperti yang diketahui, HR merupakan pemilik lokasi wisata Singapore Waterpark sekaligus Kepala Desa Karangsari kecamatan Rejotangan Tulungagung.

Baca Juga: Pekerja Bandara Kediri Temukan Merak Hijau Diduga Liar, Habitat Asli Lereng Wilis?

Peristiwa yang menyeret namanya ke meja hijau ini bermula saat dirinya memberikan izin kepada anaknya untuk menggelar pesta ulang tahun dengan undangan sebanyak 30 orang pada 6 Januari 2021 yang lalu di Singapore Waterpark.

Padahal saat itu Pemerintah tengah melarang adanya kegiatan berkumpul berkerumun untuk menghindari penyebaran wabah Covid-19.

Meski Panitia penyelenggara mengatakan sudah menerapkan protokol kesehatan seperti pemeriksaan suhu tubuh, kemudian penggunaan masker dan penyediaan hand sanitizer di lokasi.

Baca Juga: Gempa Bumi Pacitan Dirasakan Hingga Blitar

Namun dari video yang beredar ditemukan fakta bahwa tidak dilakukan jaga jarak dan sebagian tamu undangan melepas maskernya saat berfoto maupun beraktifitas di acara tersebut.

Selain menjatuhkan vonis hukuman denda, majelis hakim juga memerintahkan untuk memusnahkan barang bukti dalam kasus ini, yakni satu buah buku tamu undangan dan satu buah ucapan selamat ulang tahun kepada anak terdakwa.***

Halaman:

Editor: Linda Kusuma Wardhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mobil Tabrak Apotek di Blitar, Diduga Sopir Mengantuk

Kamis, 2 Desember 2021 | 08:11 WIB

Puting Beliung di Kediri Porak Porandakan 2 Desa

Rabu, 1 Desember 2021 | 20:38 WIB
X