• Senin, 24 Januari 2022

Terjerat Dukun Penglaris, Pengusaha di Tulungagung Malah Tertipu Jutaan Rupiah

- Minggu, 3 Oktober 2021 | 17:04 WIB
LS diapit petugas sesaat ditangkap di daerah Ponorogo. LS yang merupakan warga Kalimantan Tengah melakukan penipuan dengan kedok dukun penglaris di Tulungagung. (Firmanto Imansyah/AGTVnews.com)
LS diapit petugas sesaat ditangkap di daerah Ponorogo. LS yang merupakan warga Kalimantan Tengah melakukan penipuan dengan kedok dukun penglaris di Tulungagung. (Firmanto Imansyah/AGTVnews.com)

AGTVnews.com - Warga bernama Angger Ika Prasetian melaporkan kasus penipuan yang menimpanya ke Polres Tulungagung.

Warga Desa Ringinpitu Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung tersebut mengaku rugi hingga jutaan Rupiah.

Angger melaporkan seorang warga berinisial LS (50) warga Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang Kabupaten Kota Waringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah.

Kepada Angger, LS mengaku sebagai dukun atau orang pintar yang bisa melancarkan usahanya. LS meyakinkan diri sebagai dukun spesialis penglaris yang bisa mendatangkan pembeli.

Baca Juga: Joko Susilo Resmi Didepak dari Kursi Pelatih Persik Kediri

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nenny Sasongko membenarkan pihaknya kini menangani kasus penipuan tersebut. Bahkan pelaku sudah berhasil diamankan.

“LS berhasil ditangkap oleh anggota Tim Resmob Macan Agung (RMA) Satreskrim Polres Tulungagung bersama Unit Resmob Polres Ponorogo,” tegas Nenny.

LS diatangkap di sebuah rumah kos masuk Kelurahan Banyudono Kabupaten Ponorogo dalam upaya pelarian.

Nenny mengatakan, dalam melancarkan aksinya, pelaku berpura-pura sebagai orang sakti atau dukun yang dapat memperlancar usaha korbannya atau penglaris.

Baca Juga: Perseta Tulungagung Tergabung di Grup E Liga 3 2021 Regional Jawa Timur, Siapa Saja Lawannya?

"Dengan segala tipu daya, akhirnya korban percaya dengan ucapan tersangka yang juga menunjukkan Kulit Macan dan minyak Mbesawang dari kalimantan,” imbuhnya.

Setelah korban percaya lanjut Nenny, LS meminta mahar sebesar Rp7 juta. Namun akhirnya, uang tersebut digelapkan oleh LS berikut sepeda motor korban.

“Modusnya, motor tersebut dipinjam untuk ke rumah temannya. Namun tidak pernah dikembalikan bahkan menghilang begitu saja,” imbuhnya.

Merasa dirugikan, akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, LS berhasil diciduk di daerah Ponorogo.

Baca Juga: Gus Maksum Pendekar Tanpa Tanding Kyai Lirboyo

“LS ini merupakan seorang residivis pembalakan kayu di Kabupaten Sampit, Kalimantan Tengah beberapa tahun yang lalu," terangnya.

Masih menurut Nenny, dari kejadian tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp. 977.000, sebuah helm, sebuah KTP, SIM C dan SIM A an. LS.

“Atas perbuatannya, LS bakal djerat dengan pasal 378 dan 372 KUHP," pungka Nenny.***

Halaman:
1
2

Editor: Yusuf RH Saputro

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X