• Selasa, 16 Agustus 2022

Gelombang Tinggi Hantam Pantai Selatan Blitar

- Kamis, 26 Juli 2018 | 15:59 WIB
Gelombang Tinggi Hantam Pantai Serang Dan Pantai Pangi Blitar Selatan
Gelombang Tinggi Hantam Pantai Serang Dan Pantai Pangi Blitar Selatan

AGTVnews.com - Gelombang setinggi 4 meter menerjang sejumlah pantai di pesisir selatan Kabupaten Blitar. Salah satu pantai yang diterjang ombak tinggi yakni Pantai Pangi di Desa Tumpakepuh Kecamatan Bakung. Gelombang tinggi tersebut bahkan merusak warung milik warga. Sedangkan di Pantai Serang Desa Serang Kecamatan Panggungrejo, gelombang tinggi juga sempat terjadi meski tidak menimbulkan kerusakan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar Heru Irawan membenarkan kejadian itu. Gelombang tinggi ini terjadi Kamis (26/7/2018) sekitar pukul 04.00 WIB. "Saat ini tim dari BPBD sudah berada di lapangan," ungkap Heru Irawan kepada wartawan, Kamis (26/7/2018). Kapolsek Bakung AKP Imam Subekhi saat dikonfirmasi mengatakan, setidaknya ada empat warung milik warga setempat yang rusak. Diantaranya warung milik Ira, Purwanto, Seno dan Kundi. Atas kejadian ini pihaknya langsung meminta pedagang mengamankan barang daganganya yang masih bisa diselamatkan. Selain itu sejumlah perahu nelayan juga dihimbau untuk dijauhkan dari bibir pantai.

| Simak Video Berita Terkait:

"Kami menghimbau warga tidak beraktifitas di bibir pantai. Baik itu wisatawan maupun nelayan," tutur Imam Subekhi. Sementara Kades Serang Dwi Handoko menyebutkan di Pantai Serang, meski diterjang ombak tinggi sejumlah warung yang berada di dekat pantai tidak mengalami kerusakan. Karena jaraknya dengan bibir pantai cukup jauh, sekitar 500 meter. Selain itu di dekat pantai juga terdapat deretan pepohonan cemara udang sebagai pemecah ombak. Meski tidak ada kerusakan yang berarti, namun warga tetap diminta untuk tetap waspada. "Untuk Pantai Serang masih aman karena jarak dengan bibir pantai cukup jauh. Namun warga kami himbau tetap waspada bila ada gelombang yang lebih tinggi," jelas Handoko.(*)
Reporter: Ana Alana
 Editor  : Linda Kusuma

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X