• Rabu, 7 Desember 2022

6 Versi Perbedaan Pendapat dari Para Ulama Mengenai Kapan Tanggal Terjadinya Isra' dan Mi'raj

- Jumat, 25 Februari 2022 | 20:56 WIB
Ilustrasi Mesjid  (Foto: David Mceachan/ Pexels)
Ilustrasi Mesjid (Foto: David Mceachan/ Pexels)


AGTVnews.com - Peringatan Isra’ Mi’raj umumnya dilaksanakan umat Islam setiap tanggal 27 Rajab. Hal tersebut diyakini bahwa Rasulullah SAW telah melakukan Isra’ dan Mi'raj pada tanggal tersebut.

Bahkan negara Indonesia sendiri juga telah menetapkan tanggal tersebut sebagai hari libur nasional, pada tahun ini akan jatuh di tanggal 28 Februari 2022.

Berbeda dengan pengumuman yang diumumkan oleh NU, Isra’ Mi'raj 1443 akan jatuh pada Selasa, 1 Maret 2022. Hal tersebut berdasarkan ikhbar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengenai awal Rajab 1443 yang jatuh pada Kamis, 3 Februari 2022.

Baca Juga: Update Gempa Pasaman Barat, BNPB: Tujuh Warga Meninggal Dunia, 85 Orang Luka-Luka, 5000 Orang Mengungsi

Tak hanya itu saja, para ulama juga berselisih pendapat perihal kepastian tanggal peristiwa Isra’ Mi'raj tersebut.

Berikut ini adalah enam versi pendapat sebagaimana telah dijelaskan oleh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri dalam Rahiqul Makhtum, yang dikutip AGTVnews.com dari laman nu.or.id:

1. Isra' dan Mi'raj terjadi pada tahun ketika Allah mengangkat Nabi Muhammad saw menjadi seorang nabi. Pendapat ini dikemukakan oleh Imam ath-Thabari.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Scorpio Besok Sabtu, 26 Februari 2022, Anda Akan Melindungi Orang yang Anda Cintai

2. Isra' dan Mi'raj terjadi jarak lima tahun setelah Nabi Muhammad diutus menjadi rasul. Pendapat ini dikemukakan oleh Imam an-Nawawi dan Imam al-Qurthubi.

Halaman:

Editor: Eva Rohilah

Sumber: nu.or.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X