Saat Anak Mengalami Kegagalan, Bagaimana Semestinya Orang Tua Bersikap?

- Rabu, 18 Mei 2022 | 14:27 WIB
Ilustrasi anak-anak berkomunikasi dengan rekan sebayanya (Naomi Shi)
Ilustrasi anak-anak berkomunikasi dengan rekan sebayanya (Naomi Shi)

AGTVnews.com - Siklus dalam menjalani hidup saat gagal, bangkit, lalu sukses merupakan proses yang wajar dan sangat normal dialami setiap manusia.

Anehnya, karena terdorong rasa ingin memberikan yang terbaik untuk buah hati, banyak orang tua yang takut anaknya menerima kegagalan.

Keinginan memberikan yang terbaik kepada anak akan mengkondisikan anak tidak pernah dalam posisi yang sulit.

Dampaknya, anak akan sulit menerima kegagalan dengan sikap lapang sebagai bentuk proses alamiah pembelajaran. Anak juga tidak terasah sikap problem solvingnya.

Baca Juga: Sederet Fakta Mamnun, TikToker dan Selebgram Asal Kediri yang Memiliki Bakat Bernyanyi Disindir Denny Caknan

Oleh karena itu sejak dini seorang anak harus dibiasakan untuk mencoba banyak hal dan dibiarkan merasakan kegagalan.

Semua agar kelak anak dapat menjadi pribadi yang tangguh dan siap menghadapi tantangan kesuksesan dengan tepat.

Berikut alasan seorang anak harus terbiasa mengalami kegagalan seperti yang dilansir laman Moms.

1. Membantu Anak Menjadi Pendukung untuk Dirinya Sendiri

Halaman:

Editor: Yusuf RH Saputro

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X