• Selasa, 5 Juli 2022

Candi Kalicilik Blitar, Candi 3 Nama Peninggalan Majapahit Era Tribuana Tunggadewi

- Sabtu, 9 Oktober 2021 | 19:47 WIB
Candi Kalicilik di Desa Candirejo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. (Instagram/@malamuseum)
Candi Kalicilik di Desa Candirejo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. (Instagram/@malamuseum)

Baca Juga: Lahiran Anak Kedua, Baim Paula Sudah Siapkan Nama

Hal ini terlihat pada pintu masuk Candi Kalicilik terdapat pahatan angka tahun 1271 Saka (1349 Masehi).

Nama Kalicilik diambil dari bahasa Jawa. Kali artinya sungai, sedangkan cilik artinya kecil. Nama ini merujuk pada lokasi candi yang berada di dekat sungai kecil jalur lahar Gunung Kelud.

Candi Kalicilik merupakan candi bercorak Hindu. Hal ini terlihat dari Arca Mahakala yang merupakan perwujudan Syiwa dalam bentuk Penjaga Candi dan Arca Syiwa Mahaguru yang berada di halaman depan candi.

Dikutip dari akun Instagram MalamMuseum, Candi Kalicilikyang terletak di Dusun Kalicilik Desa Candirejo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar ini memiliki tiga nama.

Baca Juga: Merasa Kebal Covid 19 Usai Vaksin? Please, Jangan Jumawa Setelah Baca Ini

Dalam buku History of Java karangan Raffles pada tahun 1817 Candi ini dinamai Candi Genengan, karena tempat candi ini berada di dekat Desa Genengan.

Sedangkan oleh Hoepermans Candi ini dinamakan Candi Puton, yang dilaporkan dalam bukunya Hindoe-oudheden van Java (1864-1867) dalam ROD 1913.

Selanjutnya Knebel mengunjungi dan mendata Candi ini dan kemudian dilaporkan ke dalam ROC 1908 dengan nama Candi Kalicilik.

Tahun 1913 dilakukan usaha pemugaran oleh Dinas Purbakala (Oudheidkundige Dienst) yang dipimpin oleh Perquin. Pada tahun 1993 kaki candi dikonsolidasi oleh SPSP (sekarang BPCB) Jawa Timur.

Halaman:

Editor: Yusuf RH Saputro

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X