• Rabu, 30 November 2022

Tragedi Kanjuruhan Malang jadi sorotan Presiden Madura United, Achsanul Qosasi: PSSI harus bertanggung jawab

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 13:29 WIB
Presiden Madura United menanggapi tragedi Kanjuruhan Malang (Instagram/@achsanul.qosasi)
Presiden Madura United menanggapi tragedi Kanjuruhan Malang (Instagram/@achsanul.qosasi)

AGTVnews.com - Tragedi Kanjuuruhan Malang adalah salah satu peristiwa yang paling berduka pada Sabtu, 1 Oktober 2020.

Setidaknya menurut data yang beredar di media sosial per jam 11.30 WIB dari Dinkes Kabupaten Malang, ada sekitar 182 korban jiwa yang meninggal dalam tragedi Kanjuruhan Malang. Mayoritas korban anak-anak dan remaja.

Tragedi Kanjuruhan Malang ini terjadi seusai laga Arema FC kalah dari rival bebuyutannya, Persebaya.

Pada tragedi Kanjuruhan Malang tersebut diawali oleh suporter Arema FC yang kecewa dengan hasill pertandingan tersebut.

Baca Juga: Presiden minta Liga 1 dihentikan buntut tragedi Kanjuruhan Malang, ini alasanya

Sehingga ada oknum yang turun masuk ke lapangan setelah laga selesai.

Kemudian tanpa diduga, aksi tersebut diikuti oleh banyak suporter dan petugas keamanan berusaha melindungi pemain.

Selanjutnya aksi tersebut semakin brutal, pihak aparat tidak mampu mengontrol kerusuhan yang terjadi sehingga mengambil tindakan dengan menembakkan gas air mata ke arah lapangan.

Setelah itu, banyak yang berusaha keluar dari stadion.

Halaman:

Editor: Kiki Azhaqina Fardhani

Sumber: Twitter

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Link streaming pembukaan Piala Dunia 2022 Qatar

Sabtu, 19 November 2022 | 17:11 WIB
X