• Minggu, 24 Oktober 2021

Wakil Ketua KPK Bersalah Langgar Kode Etik Disanksi Setahun Potong Gaji

- Senin, 30 Agustus 2021 | 18:51 WIB
Wakil Ketua KPK Lili Siregar disanksi oleh Dewan Pengawas usai melakukan komunikasi dengan Wali Kota Tanjung Balai M. Syahrizal yang sedang tersandung perkara. (Amir Faisol / Pikiran Rakyat)
Wakil Ketua KPK Lili Siregar disanksi oleh Dewan Pengawas usai melakukan komunikasi dengan Wali Kota Tanjung Balai M. Syahrizal yang sedang tersandung perkara. (Amir Faisol / Pikiran Rakyat)

AGTVNews.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar mendapatkan sanksi menyusul dugaan pelanggaran kode etik.

Dewan Pengawas (Dewas) KPK menyatakan Lili Pantauli Siregar melanggar kode etik karena telah menyalahi jabatan yang diembannya.

Lili terbukti melakukan komunikasi dengan Wali Kota Tanjung Balai, M. Syahrial. Padahal M. Syahrial sedang tersandung perkara.

Baca Juga: Belum Terima BSU? Sabar Dulu, Simak Penjelasan Menteri Ida Fauziyah

"Mengadili, menyatakan terperiksa Lili Pintauli Siregar bersalah melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku berupa penyalahgunaan pengaruh pimpinan KPK untuk kepentingan pribadi dan berhubungan langsung dengan pihak yang perkaranya sedang ditangani," kata Ketua Dewas KPK, Tumpak Hatorangan Pangabean saat membacakan amar putusan, dilansir Senin, 30 Agustus 2021

Lili dinilai telah melanggar Pasal 4 Ayat 2 huruf b dan a Peraturan Dewas Nomor 02 tahun 2020 tentang Penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku KPK.

Atas pelanggaran tersebut, Lili dijatuhi sanksi berupa pemotongan gaji sebesar 40 persen selama satu tahun.

Baca Juga: Simpatisan Habib Rizieq Ricuh Dengan Petugas, 15 Orang Ditahan Polisi

Dalam sanksi itu, Dewas KPK juga membacakan hal-hal meringankan dan memberatkan sebagaimana dikutip AGTV News dari Pikiran Rakyat berjudul Terbukti Langgar Kode Etik, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar Disanksi Potong Gaji Setahun.

Halaman:

Editor: CF Glorian

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kota Blitar Dinilai Sukses Lakukan Uji Coba New Normal

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:01 WIB
X