• Minggu, 5 Desember 2021

Media Asing Soroti Harimau Terpapar Corona di Jakarta

- Minggu, 1 Agustus 2021 | 22:03 WIB
Ilustrasi Harimau Sumatera (Foto : Pixabay / No Longer Here)
Ilustrasi Harimau Sumatera (Foto : Pixabay / No Longer Here)



AGTVNews.com - Kondisi dua Harimau Sumatera di kebun binatang di Jakarta yang terpapar COVID-19 turut disoroti media asing.

Media asing Al Jazeera melaporkan kondisi terkini Tino (9) dan Hari (12) yang dirawat oleh dokter hewan. Dua harimau itu dilaporkan mengalami sejumlah gejala terpapar COVID-19.

Gejala yang dialami oleh Tino dan Hari ialah bersin, sesak nafas, turunnya nafsu makan. Harimau yang pertama kali bergejala ialah Tino.

Baca Juga: Anies Baswedan Sebut Aktivitas di Jakarta Bakal Kembali Normal, Ini Syaratnya

Selang dua hari kemudian, giliran Hari yang merasakan hal serupa.

Dalam wawancara dengan Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta, Suzi Marsiwati, sampel fauna itu diambil pada 9 Juni 2021.

Baca Juga: Siapkan Sekolah Tatap Muka, Ribuan Anak di Kota Kediri Dapatkan Vaksin Covid-19

Lalu pada tanggal 14 Juli 2021, sampel tersebut menunjukan hasil positif terpapar COVID-19. Dua harimau itu ditulis sebagai fauna pertama yang terpapar corona di Indonesia.

Sejauh ini, kondisi kesehatan Tino dan Hari telah membaik setelah menjalani perawatan selama dua pekan.

"Setelah mengalami pengobatan 12 hari, kondisinya mulai membaik dan diharapkan sembuh. Nafsu makan mereka (harimau) kembali aktif," kata Marsiwati dikutip AGTV News dari Al Jazeera, Minggu, 1 Agustus 2021.

Baca Juga: Uya Kuya Panik Istrinya Melotot Banting Pintu, Sampai Panggil Uztaz Maulana

Lebih jauh, manajemen Kebun Binatang Ragunan berupaya menelusuri sumber penularan Tino dan Hari.

Namun hal itu masih terkendala kebijakan PPKM. Proses tracing masih dilakukan sebatas pada penjaga dan petugas kebun binatang.
Hasilnya, tak ada satupun petugas dan penjaga yang terpapar COVID-19.

Baca Juga: Warga Isoman Tak Usah Khawatir Kekurangan Banyak Warga Lain Yang Bantu


Seperti dilaporkan Al Jazeera, Harimau Sumatera merupakan satu-satunya subspesies harimau yang tersisa di Indonesia.

Saat ini, Harimau Sumatera tersisa 600 ekor. Dua subspesies asli Indonesia lainnya seperti harimau Jawa dan harimau Bali telah lebih dulu mengalami kepunahan.

Baca Juga: Cara Putus Dengan Pacar Lewat Chatting, Pahami Resiko Sebelum Melangkah
Dalam laporan terakhirnya, Al Jazeera juga menulis Indonesia sebagai negara dengan dampak pandemi COVID-19 terparah di Asia Tenggara.

Terdapat lebih dari 3,4 juta orang terpapar COVID-19 dengan 94 ribu orang meninggal dunia.***

Editor: CF Glorian

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gunung Semeru Masih Berstatus Waspada Saat Erupsi

Minggu, 5 Desember 2021 | 17:12 WIB

Gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur Erupsi

Sabtu, 4 Desember 2021 | 17:33 WIB
X