Mengenang Almarhum Buya Syafii Maarif, Anti Rasialisme dan Kemandirian Ekonomi

- Sabtu, 28 Mei 2022 | 18:05 WIB
Mengenang Almarhum Buya Syafii Maarif, Anti Rasialisme dan Kemandirian Ekonomi (Dok KPK/ kpk.go.id)
Mengenang Almarhum Buya Syafii Maarif, Anti Rasialisme dan Kemandirian Ekonomi (Dok KPK/ kpk.go.id)

AGTVnews.com - Buya Syafii Maarif merupakan sosok sesepuh bangsa yang jadi panutan.

Meski telah berpulang, namun kenangan tentang Buya Syafii Maarif sebagai seorang cendekiawan penuh kharisma masih membekas.

Sosok Buya Syafii Maarif yang juga merupakan mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah merupakan panutan bagi seluruh lapisan masyarakat. Dari rakyat biasa hingga kalangan elit negeri ini.

Baca Juga: Dikabarkan Hilang di Sungai Aare Bern Swiss, Emmeril Kahn Mumtadz Anak Ridwan Kamil Jago Berenang

Seorang aktivis literasi yang ikut mendirikan Warung Arsip dan pengamat sejarah Muhidin M Dahlan mengemukakan kenangan menarik mengenai almarhum Buya Syafii Maarif.

Gus Muh biasa Muhidin M Dahlan disapa mengatakan dari sekian banyak hasil pemikiran Buya Syafii Maarif yang mengagumkan salah satunya adalah perihal kepakarannya mendalami pemikiran seorang penyair asal Pakistan M. Iqbal.

"Saya ingat betul saat Republika pada 20 Februari 1998 menurunkan laporan Dialog Jumat bertopik 'Pemikiran Muhammad Iqbal' untuk memperingati 120 tahun Iqbal," tulis Muhidin Dahlan di laman pribadinya.

Baca Juga: Fakta Sungai Aare Swiss Tempat Tenggelamnya Eril, Ternyata Punya Julukan Cantik

Lebih lanjut, Gus Muh menjelaskan pula bahwa keterpikatannya kepada Iqbal membuat Buya Syafii Maarif mengambil posisi yang kontra rasialisme, sekalipun yang dibungkus agama.

Halaman:

Editor: Linda Kusuma Wardhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X