Marak Perdagangan Monyet Ekor Panjang Ilegal, Organisasi Perlindungan Satwa Demo KLHK

- Senin, 23 Mei 2022 | 19:12 WIB
Marak Perdagangan Moyet Ekor Panjang Ilegal, Organisasi Perlindungan Satwa Demo KLHK (Pixabay)
Marak Perdagangan Moyet Ekor Panjang Ilegal, Organisasi Perlindungan Satwa Demo KLHK (Pixabay)

AGTVnews.com - Pergerakan Aksi Peduli Monyet (AIPOM) bersama dengan organisasi perlindungan satwa Animal Friends Jogja (AFJ) menggelar aksi damai di depan gedung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Senin 23 Mei 2022.

Mereka mendesak pemerintah segera melarang praktik perdagangan monyet di Indonesia. Para pendemo memprotes perdagangan ilegal satwa liar monyet ekor panjang yang marak terjadi di pasar hewan dan secara online tanpa adanya pengawasan dan tindakan dari pemerintah.

Juru Bicara Animal Friends Jogja (AFJ), Angelina Pane mengatakan, saat ini status monyet ekor panjang telah masuk dalam golongan rentan (vulnerable) dalam The International Union for Conservation of Nature’s Red List of Threatened Species (The IUCN Red List).

Baca Juga: Gus Maksum, Pendiri Pagar Nusa yang Memiliki Kebiasaan Nyeleneh

Meskipun begitu, belum ada hukum di negara ini yang benar-benar kuat untuk melindungi monyet ekor panjang dari perburuan, penganiayaan dan perdagangan.

"Bahkan, diprediksi bahwa dalam 36-39 tahun ke depan, populasi monyet ekor panjang akan menurun sebanyak 30%," katanya dalam rilis resmi Animal Friends Jogja (AFJ).

Aksi berjalan lancar, sedangkan perwakilan Koalisi Monyet Ekor Panjang diterima pihak Kementerian LHK. Diantaranya terdiri dari Biro Humas KLHK, Penegakan Hukum (Gakkum LHK), dan Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati Spesies dan Genetik (KKHSG).

Baca Juga: Mengenal Gus Maksum, Kiai Nyentrik Pendiri Pagar Nusa

Pihak KLHK menyambut baik upaya ini dan menyatakan akan membuat sosialisasi yang bisa menjangkau masyarakat luas. Bahwa perdagangan dan transportasi monyet yang dilakukan di luar pengawasan dan tidak sesuai aturan akan ditindak.

Halaman:

Editor: Muji Lestari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X