• Sabtu, 4 Desember 2021

TNI Sebut Pemahaman Masyarakat Ancaman Siber Kurang Memadai

- Rabu, 24 November 2021 | 15:38 WIB
Ilustrasi: Pusat Sandi dan Siber TNI AD menyebut keamanan siber menjadi ancaman nyata  terhadap kedaulatan negara. (Pexels)
Ilustrasi: Pusat Sandi dan Siber TNI AD menyebut keamanan siber menjadi ancaman nyata terhadap kedaulatan negara. (Pexels)

AGTVnews.com - Pemahaman masyarakat Indonesia terhadap ancaman siber masih rendah. Di sisi lain, serangan siber terhadap kedaulatan negara NKRI adalah ancaman nyata.

Hal itu diungkapkan oleh Komandan Pusat Sandi dan Siber TNI AD (Pussansiad) Brigjen TNI Iroth Sonny Edhie kala membika Eksibisi Siber Pussansiad 2021.

Dalam kegiatan Eksibisi Siber Pussansiad 2021 tersebut, TNI AD menggelar seminar dan diskusi yang diikuti oleh oleh personel TNI AD, sejumlah lapisan masyarakat juga mahasiswa.

Baca Juga: Youssef Ezzejjari Jadi Momok Madura United Saat Bertemu Persik Kediri

Menurutnya, minimnya pemahaman tentang ancaman hingga serangan keamanan siber menjadi persoalan tersendiri.

Ancaman ini beriringan dengan perkembangan era teknologi dewasa ini yang melaju pesat. Dan hal ini disebut menjadi ancaman bagi pertahanan negara.

"Ini tentunya menimbulkan ancaman bagi pertahanan negara yang salah satunya menjadi tugas TN AD dalam melakukan upaya-upaya menegakkan kedaulatan siber di NKRI," ujar Iroth dikutip dari Antara, Rabu, 24 November 2021.

Baca Juga: Polisi Pasang Garis Kejut di Jalan Raya Gunung Betet Gegara Sering Jadi Arena Balap Liar

Menjaga keamanan siber, lanjutnya, merupakan tugas TNI termasuk Angkatan Darat yang termakhtub dalam doktrin Kartika Eka Paksi.

Halaman:

Editor: CF Glorian

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Konstruksi Jembatan Gantung Kaca Bromo, Dijamin Aman

Selasa, 23 November 2021 | 11:03 WIB

Gerhana Bulan di Indonesia Hari Ini yang Terlama

Jumat, 19 November 2021 | 17:27 WIB
X