• Sabtu, 27 November 2021

Sidang Pengadilan Jakarta Memutuskan Jokowi dan Anies Baswedan Melawan Hukum, Ini Vonisnya

- Kamis, 16 September 2021 | 18:25 WIB
Ilustrasi : Presiden Jokowi, sejumlah menteri hingga Anies Baswedan dinyatakan terbukti melawan hukum yang menyebabkan kerusakan dan pencemaran lingkungan yakni polusi udara. Putusan itu bdibacakan melalui sidang yang dilakuka di PN Jakarta Pusat. (jplenio dari Pixabay)
Ilustrasi : Presiden Jokowi, sejumlah menteri hingga Anies Baswedan dinyatakan terbukti melawan hukum yang menyebabkan kerusakan dan pencemaran lingkungan yakni polusi udara. Putusan itu bdibacakan melalui sidang yang dilakuka di PN Jakarta Pusat. (jplenio dari Pixabay)

Dia juga menjelaskan, baku mutu udara ambien merupakan kadar zat, energi, dan/atau komponen lain yang ada di udara bebas.

Baca Juga: 1 Pemain Asing Persik Kediri Tidak Diturunkan Hadapi Persikabo

“Menghukum tergugat II (Menteri LHK Siti Nurbaya) untuk melakukan supervisi terhadap Gubernur DKI, Gubernur Banten, dan Gubernur Jawa Barat, dalam melakukan inventarisasi emisi lintas batas Provinsi DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat,” ujar hakim Saifuddin mwngutip Antara.

Tak hanya itu, selanjutnya terhadap Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap kinerja tergugat V (Gubernur DKI Jakarta) dalam pengendalian pencemaran udara.

“Menghukum tergugat IV (Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin) untuk melakukan penghitungan penurunan dampak kesehatan akibat pencemaran udara di Provinsi DKI Jakarta yang perlu dicapai sebagai dasar pertimbangan tergugat V (Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan) dalam penyusunan strategi dan pengendalian pencemaran udara,” kata hakim Saifuddin.

Dikutip AGTV News dari Pikiran-Rakyat.com berjudul Jokowi dan Anies Baswedan Terbukti Melawan Hukum, Kasus Kerusakan dan Pencemaran Lingkungan, adapun terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dihukum untuk melakukan 4 hal, yaitu:

Baca Juga: 6 Pengedar Narkoba Jaringan Antar Kota Diamankan Polres Blitar

A. Melakukan pengawasan setiap orang terhadap ketentuan perundang-undangan di bidang pengendalian pencemaran udara dan atau ketentuan dokumen lingkungan hidup, yaitu:

1. Melakukan uji emisi berkala terhadap kendaraan depo lama.
2. Melaporkan evaluasi penataan ambang batas emisi gas buang dalam kendaraan bermotor lama.
3. Menyusun rekapitulasi sumber pencemar tidak bergerak yang kegiatan usahanya mengeluarkan emisi dan memiliki izin lingkungan dan pembuangan emisi dari Gubernur DKI Jakarta.
4. Mengawasi ketaatan standar dan atau spesifikasi bahan bakar yang ditetapkan.
5. Mengawasi ketaatan larangan pembakaran sampah di ruang terbuka yang mengakibatkan pencemaran udara.

B. Menjatuhkan sanksi pada setiap orang yang melakukan pelanggaran perundangan di bidang pencemaran udara dan atau ketentuan dokumen lingkungan hidup, termasuk bagi:

Halaman:

Editor: CF Glorian

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Konstruksi Jembatan Gantung Kaca Bromo, Dijamin Aman

Selasa, 23 November 2021 | 11:03 WIB

Gerhana Bulan di Indonesia Hari Ini yang Terlama

Jumat, 19 November 2021 | 17:27 WIB

Pemerintah Beri Edukasi Bijak Bermedsos Melalui Musik

Selasa, 16 November 2021 | 16:41 WIB

Jokowi Keluhkan 17 Tikungan Tajam di Sirkuit Mandalika

Jumat, 12 November 2021 | 18:01 WIB
X