• Selasa, 30 November 2021

Resmi, PDIP Laporkan Youtuber Pembuat Kabar Megawati Koma ke Polisi

- Kamis, 16 September 2021 | 15:58 WIB
Megawati Soekarnoputri. (Instagram.com/@ibumegawatii)
Megawati Soekarnoputri. (Instagram.com/@ibumegawatii)

AGTVnews.com - Beberapa hari santer terdengar kabar jika Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri koma. Bahkan Megawati Soekarno Putri harus menjalani perawayan di Rumah sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta.

Kabar Megawati Soekarno Putri Koma ini diunggah dalam tayangan Youtube channel Hersubeno Poit. Tayangan ini diunggah Youtuber Hersubeno Arief dan sudah dilihat lebih dari 400 ribu viewer.

Menaggapi hal tersebut DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melaporkan YouTuber Hersubeno Arief di SPKT Polda Metro Jaya.

Baca Juga: Wilayah Jawa Timur Masuk Zona Kuning, Hanya Tersisa 1 Oranye di Kota Ini

Laporan yang disampaikan adalah menyebarkan informasi palsu terkait kondisi Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri.

Laporan diterima penyidik dengan nomor surat LP/B/4565/IX/SPKT/Polda Metro Jaya.

YouTuber Hersubeno Arief dilaporkan karena unggahan hoaks pada kanal YouTube yang menyebut Megawati Soekarnoputri mengalami koma dan tengah dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta.

Baca Juga: 5 Jenis Pohon Rawan Tumbang, Pengguna Jalan Wajib Hindari Gunakan Berteduh

"Soal ibu Megawati Soekarnoputri mengalami sakit atau koma. Kami resmi melaporkan terlapornya Hersubeno Arief dan kawan-kawan," kata Wakil Ketua Bidang Politik, Hukum dan Keamanan DPD PDIP Ronny Talapesi, seperti dikutip AGTVnews.com dari laman Pikiran-Rakyat dengan judul "PDIP Laporkan YouTuber Hersubeno Arief yang Kabarkan Megawati Koma."

Ronny Talapesi mengaku bahwa pihaknya menyerahkan sejumlah barang bukti, termasuk video unggahan kepada polisi.

Ronny menyebut bahwa tindakan Hersubeno Arief sangat berbahaya karena pengunggah mengaku jika informasi tersebut valid.

Baca Juga: Demokrat AHY Siap Bertarung di PTUN Patahkan Bukti KLB Moeldoko

"Menurut kami, ini sangat berbahaya karena yang disampaikan terlapor, dia mendapatkan informasi dari seorang dokter dan menyebut informasi ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri sakit itu valid 1.000 persen. Jelas ini sangat berbahaya dan dapat menimbulkan hal yang tidak baik," kata Ronny Talapesi.

Hersubeno disangkakan dengan Pasal 28 ayat 2 Juncto Pasal 45 ayat a UU ITE dan Pasal 14 atau 15 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Sementara untuk menepis kabar tersebut, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menghadiri pembukaan kegiatan Sekolah Partai Pendidikan untuk Kader PDIP pada Jumat, 10 September 2021 lalu.

Megawati mengaku bahwa dirinya diminta oleh Sekjen Hasto Kristiyanto untuk tampil di publik agar seluruh masyarakat tahu jika dirinya tidak sakit atau koma seperti yang diberitakan sejumlah media.***

Halaman:

Editor: Linda Kusuma Wardhani

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Konstruksi Jembatan Gantung Kaca Bromo, Dijamin Aman

Selasa, 23 November 2021 | 11:03 WIB

Gerhana Bulan di Indonesia Hari Ini yang Terlama

Jumat, 19 November 2021 | 17:27 WIB

Pemerintah Beri Edukasi Bijak Bermedsos Melalui Musik

Selasa, 16 November 2021 | 16:41 WIB

Jokowi Keluhkan 17 Tikungan Tajam di Sirkuit Mandalika

Jumat, 12 November 2021 | 18:01 WIB
X