• Minggu, 24 Oktober 2021

Akademisi NU Minta Komisioner KPI Mundur Karena Dinilai Bermasalah

- Sabtu, 11 September 2021 | 18:21 WIB
Ilustrasi : KPI kini sedang disorot menyusul adanya dugaan kasus pelecehan seksual yang dialami oleh seorang pegawainya beriinisial MS. (Wokandapix dari Pixabay)
Ilustrasi : KPI kini sedang disorot menyusul adanya dugaan kasus pelecehan seksual yang dialami oleh seorang pegawainya beriinisial MS. (Wokandapix dari Pixabay)

Baca Juga: Suara Syahdu Charly Van Houten Cover Lagu Mendung Tanpo Udan Bikin Meleleh

Kasus pelecehan dan perundungan yang diderita oleh salah satu tenaga kontrak KPI berinisial MS tersebut kini semakin pelik.

Ini setelah para terduga pelaku menyerang balik dengan melaporkan MS ke polisi atas dugaan pelanggaran UU ITE terkait rilis yang publikasi di media.

Dalam rilis itu, MS menceritakan bagaimana dirinya mendapat perlakuan perundungan dan pelecehan seksual.

MS bahkan mengaku pernah dicoret di bagian kemaluannya.

Baca Juga: Cara Mengatasi Pasangan Gancet, Jangan Panik

Pegawai honorer KPI itu akhirnya buka suara setelah sekian tahun kasus yang dideritanya tak diproses dengan betul.

Soal pelaporan balik terhadap MS, Said mengaku hal itu adalah hak setiap warga yang dijamin Undang-undang.

"Dalam hukum pidana mengenal asas praduga tak bersalah, maka sebelum adanya putusan pengadilan yang mengatakan bersalah, kita harus menghormati hak-hak terduga pelaku," terangnya.***

Halaman:

Editor: CF Glorian

Sumber: NU Online

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kota Blitar Dinilai Sukses Lakukan Uji Coba New Normal

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:01 WIB
X