• Sabtu, 18 September 2021

Akademisi NU Minta Komisioner KPI Mundur Karena Dinilai Bermasalah

- Sabtu, 11 September 2021 | 18:21 WIB
Ilustrasi : KPI kini sedang disorot menyusul adanya dugaan kasus pelecehan seksual yang dialami oleh seorang pegawainya beriinisial MS. (Wokandapix dari Pixabay)
Ilustrasi : KPI kini sedang disorot menyusul adanya dugaan kasus pelecehan seksual yang dialami oleh seorang pegawainya beriinisial MS. (Wokandapix dari Pixabay)

AGTVNews.com - Kisruh pelecehan seksual di internal Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) belum menemui titik temu.

Sejumlah tokoh termasuk dari Nahdlatul Ulama turut menanggapi kasus tersebut.

Dosen Ilmu Hukum Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) Jakarta, Muhtar Said menyebut ada yang salah dengan menajemen internal KPI.

Oleh sebab itu, dia menyarankan para komisioner KPI yang bermasalah untuk segera mengundurkan diri dari lembaga publik tersebut.

Baca Juga: FIFA Akhirnya Mengizinkan Pemain Brazil Kembali Berlaga di Liga Inggris

"Seharusnya pimpinannya malu dan sebaiknya semua Komisioner mengundurkan diri," tegasnya sebagaimana dilansir AGTV News dari NU Online, Sabtu, 11 Sepember 2021.

Said menyayangkan tindakan petinggi KPI yang dinilai tak tegas. Pasalnya MS hanya pernah dipindah tempat kerja, bukan melanjutkan ke proses hukum.

"Nah memindahkan korban ke tempat lain adalah hal yang keliru karena yang ditindak adalah si korban, seharusnya yang ditindak adalah terduga pelaku," sambung Dosen yang juga seorang Advokat ini.

Ia menjelaskan, kasus yang terjadi di internal KPI harusnya ditangani dengan lebih intensif.

Halaman:

Editor: CF Glorian

Sumber: NU Online

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X