• Senin, 24 Januari 2022

Deddy Corbuzier Nyaris Mati Gegara Cytokine Storm, Berikut Penjelasannya

- Minggu, 22 Agustus 2021 | 17:00 WIB
Deddy Corbuzier mengumumkan mundur dari sosial media, Podcast dan Whatsapp. (instagram@mastercorbuzier)
Deddy Corbuzier mengumumkan mundur dari sosial media, Podcast dan Whatsapp. (instagram@mastercorbuzier)

AGTVNews.com - Deddy Corbuzier akhirnya muncul kembali usai sekira dua pekan pamit dari berbagai aktivitas media sosial.

Dalam penjelasannya, Deddy Corbuzier mengakui dirinya terkena Covid-19 yang awalnya tak bergejala. Namun penderitaannya terjadi ketika dia dinyatakan negatif.

Diceritakannya, paru-paru ayah dari Azka ini mengalami kerusakan hingga 60 persen. Dia juga mengaku terjebak dalam kondisi Cytokine Storm.

"Ketika dicek di CT Thorax sudah 60 persen (kerusakan paru-paru), dan keadaanya masuk ke dalam kondisi badai cytokine," ujar Deddy Corbuzier pada Minggu, 22 Agustus 2021.

Baca Juga: Deddy Corbuzier Hampir Mati Karena Covid-19, Sempat Terlalu Pede Karena Rutin Olahraga

Ia mengaku setelah mendengar diagnosa dokter terkait Cytokine yang menerpa dirinya, Deddy cukup kaget.

Pasalnya Deddy sudah pernah mendengar jika apa yang disebut Badai Cytokine itu dapat membuat seseorang meniggal dunia.

"Saya agak kaget dibilang badai cytokine, karena setahu saya badai cytokine ini membuat orang meninggal," tutur Deddy Corbuzier.

Lalu sebenarnya apa itu Cytokine Storm?

Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga melalui laman resmi menjelaskan, badai cytokine muncul karena adanya produksi berlebihan sitokin ke dalam darah dalam waktu yang sangat cepat.

Baca Juga: Mengenal Badai Sitokin Covid-19 yang Hampir Merenggut Nyawa Deddy Corbuzier

Sitokin sendiri normalnya membantu sistem imun atau kekebalan tubuh berkoordinasi dengan baik dalam melawan virus atau bakteri penyebab infeksi.

Namun jika sitokin dilepas terlalu banyak, sel imun tak hanya akan menyerang virus atau bakteri melainkan merambah ke jaringan dan sel tubuh yang sehat, sehingga menyebabkan peradangan.

Kondisi ini bisa merusak organ-organ tubuh hingga membuatnya gagal berfungsi seperti dilansir AGTV News dari Pikiran Rakyat berjudul Apa Itu Badai Cytokine yang Buat Paru-paru Deddy Corbuzier Rusak 60 Persen?.

Hal itulah yang menjadi alasan mengapa badai cytokine dapat menyebabkan kematian. Cytokine Storm yang menerpa penderita Covid-19 akan menyerang jaringan paru-paru dan pembuluh darah.

Dalam kondisi Cytokine Storm, kantung udara kecil di paru-paru akan dipenuhi cairan sehingga tidak memungkinkannya terjadi pertukaran oksigen.

Situasi tersebut membuat penderita Covid-19 merasakan gejala sesak napas.

Baca Juga: Deddy Corbuzier Ungkap Alasan Menghilang: Saya Hampir Mati

Selain sesak napas, tidak menutup kemungkinan penderita Covid-19 yang mengalami badai cytokine akan merasakan gejala-gejala lain seperti:

Kedinginan atau menggigil
Kelelahan
Pembengkakan di tungkai
Mual dan muntah
Nyeri otot dan persendian
Sakit kepala
Ruam kulit
Batuk
Napas cepat
Kejang
Sulit mengendalikan gerakan
Kebingungan dan halusinasi
Tekanan darah sangat rendah
Penggumpalan darah.***
(Alanna Arumsari Rachmadi/Pikiran Rakyat)

Halaman:
1
2
3

Editor: CF Glorian

Sumber: PikiranRakyat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Manfaat Nutrisi Buah Mangga yang Baik Untuk Bayi

Sabtu, 22 Januari 2022 | 13:02 WIB

Covid 19 Sebabkan Depresi, Simak Begini Cara Atasinya

Sabtu, 22 Januari 2022 | 10:28 WIB

Kandungan Madu dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Jumat, 21 Januari 2022 | 06:23 WIB

Lakukan Cara ini Agar Diet Anda Tidak Gagal

Rabu, 19 Januari 2022 | 08:56 WIB

Apakah Bahaya Jika Ibu Hamil Cacingan?

Senin, 17 Januari 2022 | 12:15 WIB

Apa Dampak Minum Sambil Berdiri?

Senin, 17 Januari 2022 | 10:37 WIB

8 Manfaat Jalan Kaki

Minggu, 16 Januari 2022 | 05:05 WIB

Manfaat Buah Bengkoang untuk Kesehatan Tubuh

Kamis, 13 Januari 2022 | 18:00 WIB
X