• Selasa, 30 November 2021

Vaksin Johnson & Johnson Manfaat dan Kelebihannya, Coba Cek

- Senin, 13 September 2021 | 06:21 WIB
Ilustrasi vaksinasi (Pixabay/Wilfried Pohnke)
Ilustrasi vaksinasi (Pixabay/Wilfried Pohnke)

AGTVnews.com - Vaksin Johnson&Johnson memiliki perbedaan dibanding vaksin Covid-19 sebelumnya.

Vaksin Johnson&Johnson hanya memerlukan 1 suntikan saja. Vaksin Johnson&Johnson memiliki efektivitas 66 persen terhadap Covid-19.

Uji klinis yang dilakukan terhadap Vaksin Johnson&Johnson diketahui tingkat efektivitas vaksin ini mencapai 72 persen.

Baca Juga: Catat, Masuk Mall di Surabaya Harus Pakai Aplikasi PeduliLindungi Mulai Besok

Dari data yang dirilis oleh Food and Drug Administration, uji klinis untuk rawat inap dan kematian, keefektifan Vaksin Johnson&Johnson mencapai 100 persen setelah 28 hari.

Jadi Vaksin Johnson&Johnson akan lebih efektif untuk penyakit dengan kondisi yang lebih parah.

Beberapa data menunjukkan Vaksin Johnson&Johnson mungkin tidak cukup efektif di antara populasi yang lebih tua dengan penyakit penyerta (komorbid).

Baca Juga: Gelar Tes CPNS, Pemkot Kediri Siapkan Ruang Khusus Bagi Peserta Positif Covid-19

Namun, bagi sebagian besar orang, Vaksin Johnson&Johnson cukup efektif dan mempercepat penanganan Covid-19.

Dengan hanya pemberian 1 kali suntikan akan mempermudah penanganan dan membuat orang tidak perlu menunggu suntikan kedua.

Seperti dikutip AGTVnews.com dari Halodoc, Vaksin Johnson&Johnson memiliki keunggulan dibandingkan suntikan mRNA resmi dari Pfizer dan Moderna.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Dipanggil Ganteng Usai Pamer Gaya Rambut Baru, Begini Tampilannya Sekarang

Dalam hasil fase 3 yang dirilis bulan lalu, vaksin Johnson & Johnson 72 persen efektif di AS dan 66 persen efektif secara keseluruhan dalam mencegah Covid-19 kategori sedang hingga parah.

Vaksin tersebut juga menawarkan perlindungan lengkap terhadap rawat inap terkait Covid-19 dan kematian pada hari ke-28.


Di semua negara, analisis Vaksin Johnson&Johnson menunjukkan perlindungan mulai muncul sekitar 14 hari setelah vaksinasi.

Efek samping utama dari suntikan Jhonson & Jhonson adalah rasa sakit di tempat suntikan dan demam seperti flu, kelelahan dan sakit kepala. Tidak ada peserta yang mengalami reaksi alergi parah.

Vaksin Pfizer dan Moderna yang sekarang digunakan di Amerika Serikat dan banyak negara lain harus dibekukan, sementara Vaksin Johnson&Johnson dapat bertahan selama tiga bulan di lemari es, sehingga lebih mudah untuk disimpan dan digunakan. ***

Halaman:

Editor: Linda Kusuma Wardhani

Sumber: Halodoc.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Manfaat Buah Markisa Dibalik Rasanya yang Sangat Asam

Senin, 29 November 2021 | 09:05 WIB

Cara Mempercepat Siklus Menstruasi yang Aman

Rabu, 10 November 2021 | 19:54 WIB

Resep Es Campur Sehat Ala Dokter Zaidul Akbar

Rabu, 10 November 2021 | 10:56 WIB

Cara Mudah Dan Murah Mengatasi Asam Lambung

Selasa, 2 November 2021 | 16:51 WIB

Vaksinasi Dosis 2, BIN Sasar Santri Ponpes Blitar

Senin, 1 November 2021 | 15:18 WIB
X