• Jumat, 21 Januari 2022

Nikah Siri Kini Ada Bukunya, Siapkan Uang Segini

- Rabu, 11 November 2020 | 20:55 WIB
Nikah Siri Kini Ada Bukunya, Siapkan Uang Segini
Nikah Siri Kini Ada Bukunya, Siapkan Uang Segini

AGTVnews.com - Pernikahan merupakan peristiwa sakral yang harus dicatatkan secara resmi di negara. Namun bagi pasangan tertentu, legalitas pernikahan terkadang bukan perkara mudah. Bagi pasangan yang terkendala, jalan pintas mereka pilih. Harapannya, pernikahan siri yang mereka lakukan dapat diakui oleh orang lain. Fenomena legalisasi pernikahan siri, saat ini marak di Kabupaten Tulungagung. hal ini diketahui setelah banyak beredar buku nikah berwarna hijau yang diakui sebagai buku nikah siri. Berdasarkan sumber AGTVnews.com, untuk bisa mendapatkan buku nikah tersebut terbilang gampang-gampang susah. Disebut gampang bila sudah bisa menemukan pembuatnya. Masih menurut sumber tersebut, untuk dinyatakan sah sebagai suami istri secara siri, pemohon harus menyiapkan uang hingga Rp 6 juta.

Apa Manfaatnya?

Dari penelusuran tim liputan, pencari buku hijau nikah siri sebagian besar merupakan warga luar kota. Mereka ingin tinggal di rumah kost dengan bukan pasangan resminya. Dengan buku hijau tersebut, pemilik kos dengan mudah memberikan mereka izin menyewa kamar. Dalilnya, mereka sudah menikah (secara siri) namun belum dicatatkan di lembar negara. Mereka juga beralasan, menikah siri sebagai persiapan untuk menikah secara resmi. Namun karena kendala tertentu, pernikahan resmi belum dilakukan.

Buku Hijau Apakah Legal?

Kemenag Tulungagung menyebut format buku nikah yang berwarna hijau tersebut bukan buku nikah milik Kemenag. Sebab buku nikah resmi yang dikeluarkan negara ada 2 buku berwarna coklat dan hijau. "Ini bukan buku nikah milik Kemenag. Jadi kalau mau konfirmasi kepada yang membuat saja," ujar Masngud, Plt. Kepala Kemenag Tulungagung, Rabu (11/11/2020). Dengan adanya temuan ini, menurut Masngud, pihaknya akan melakukan koordinasi internal dengan kepala KUA. tujuannya terlebih dahulu membahas dan menentukan langkah yang akan diambil atas peredaran buku tersebut. "Kita akan koordinasi dulu secara internal, dengan KUA se Tulungagung untuk membahas masalah ini, karena jujur saya pribadi baru tahu kali ini," terangnya. Sementara itu Kepala KUA Kedungwaru, M Toyib mengakui beberapa waktu yang lalu ada warga yang mendatangi kantornya untuk meminta peresmian atas buku nikah siri serupa yang saat ini beredar. Saat itu yang bersangkutan akan mengurus perihal warisan keluarga, dan membawa buku nikah orang tuanya yang tercatat secara siri dalam buku hijau tersebut. Toyib menegaskan, catatan dalam buku siri seperti itu tidak tercatat di catatan pernikahan negara. Artinya dianggap tidak sah oleh negara. Imbasnya ada bermacam macam. Salah satunya anak dari hasil pernikahan yang tercatat secara siri akan menemui masalah saat mengurus akta kelahiran. Atau urusan lain termasuk mengurus perihal warisan.(*)
Reporter: Firmanto Imansyah
 Editor : Yusuf Saputro

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Berkas Lengkap, Sopir Vanessa Angel Siap Disidangkan

Senin, 10 Januari 2022 | 15:20 WIB

Leluasa Beraksi Maling di Blitar Kuras 46 Laptop

Kamis, 17 Juni 2021 | 12:25 WIB
X