Korelasi antara perhitungan weton perkawinan dari perspektif hukum Islam

- Jumat, 25 November 2022 | 19:37 WIB
Korelasi antara perhitungan weton perkawinan dari perspektif hukum Islam (Pixabay)
Korelasi antara perhitungan weton perkawinan dari perspektif hukum Islam (Pixabay)

AGTVnews.com - Orang Indonesia, khususnya di pulau Jawa, masih memilikinya keragaman budaya yang besar, beberapa di antaranya masih berlaku dan berpegang teguh pada kepercayaan budaya leluhur. Seperti perhitungan weton perkawinan.

Perhitungan weton menjadi salah satu budaya yang digunakan untuk pernikahan. Dari dulu hingga sekarang, masih ada orang yang perkawinannya diperumit oleh weton.

Meskipun ajaran atau budaya perhitungan weton tersebut sangat jauh dari ajaran Islam, tetapi nilai-nilai Islam telah menyatu di dalamnya.

Baca Juga: Nikmati BBQ lezat di Cafe Sahabat Sejati Kediri, terletak di area hutan jati yang adem

Budaya perhitungan weton merupakan perpaduan antara ulang tahun bayi dan pasaran. Jadi kata weton merupakan gabungan, penjumlahan, penggabungan hari-hari biasa.

Yaitu minggu, senin, selasa, rabu, kamis, jumat dan sabtu dan hari pasaran yaitu kliwon, pon, wage, legi dan pahing.

Pengetahuan weton berasal dari nenek moyangnya dan diwariskan secara turun-temurun.

Hingga saat ini tradisi menghitung weton masih banyak digunakan oleh masyarakat yang akan melaksanakan pernikahan.

Baca Juga: Warung Mak Ti,  satu-satunya sajian iwak kali super lengkap di Blitar

Halaman:

Editor: Muji Lestari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HP Samsung terbaru 2023 harga 3 Jutaan

Minggu, 22 Januari 2023 | 20:01 WIB

Doa memasuki Bulan Rajab yang diajarkan Rasulullah SAW

Minggu, 22 Januari 2023 | 12:33 WIB
X