• Jumat, 21 Januari 2022

Kepepet Ekonomi, Warga Kediri Sulap Batok Kelapa Jadi Pundi-pundi Uang

- Jumat, 11 Oktober 2019 | 06:08 WIB
Kepepet Ekonomi, Warga Kediri Sulap Batok Kelapa Jadi Pundi-pundi Uang
Kepepet Ekonomi, Warga Kediri Sulap Batok Kelapa Jadi Pundi-pundi Uang

AGTVnews.com - Berawal terdesak kebutuhan hidup, seorang warga Kelurahan Ngasinan Kota Kediri justru mampu menghasilkan pundi-pundi rupiah dari limbah batok kelapa. Samsudin bahkan kini bisa melayani pesanan untuk kerajinannya sampai ke luar negeri. Arteri batok adalah rumah produksi Samsudin. Di tempat ini dia membuat kerajinan souvenir berupa sendok dan centong dari batok kelapa. Kreasi ini dibuat Samsudin dari limbah sampah tempurung kelapa dan juga kayu bakar. Bahan baku tempurung kelapa ia dapat dari pengepul kelapa, sedangkan untuk kayu didapatkan dari limbah kayu bakar. Dalam proses pengerjaan. Syamsudin hanya menggunakan alat sederhana. Dibantu adiknya beragam kerajinan dihasilkan. Tidak hanya berupa sendok dan centong namun juga berupa garpu, mangkok, spatula dan berbagai macam lainnya.

| simak video berita terkait:

Menurut Samsudin dibutuhkan waktu 1 bulan untuk menyelesaikan 1000 souvenir seperti sendok dan centong. "Kalau mudah kayak sendok atau souvenir, paling 1 bulan bisa 1000 buah. Tapi kalau untuk yang sulit seperti permintaan pelanggan, butuh waktu agak lama karena kita membuat pola yang baru. Yang susah itu detailnya," jelasnya. Pesanan yang datang tidak hanya dari sejumlah daerah di Indonesia, namun juga dari permintaan dari luar negeri seperti China dan Hongkong. Samsudin menggunakan media online untuk memasarkan produknya. Selain itu dia juga memanfaatkan sejumlah ajang pameran sebagai media pemasaran offline. "Untuk pemasaran saat ini ke pameran-pameran untuk offline nya. Tapi paling banyak penjualan lewat online baik facebook maupun instagram," pungkas samsudin. Produk arteri batok ini banyak dipesan sejumlah hotel, restoran dan Supermarket. Bentuk yang unik dan vintage, menjadikan produk kerajinan arteri batok ini memiliki pasar tersendiri. Dari hasil megolah limbah kelapa ini, Samsudin setiap bulan bisa mendapatkan omset sebesar Rp 5 juta rupiah.(*)
Reporter: Wiji Guntoro
 Editor  : Linda Kusuma

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Rekomendasi HP Murah Harga 1 Jutaan di Bulan Januari

Jumat, 21 Januari 2022 | 15:06 WIB

Inilah 5 Bisnis Anti Rugi Bagi Pemula, Bisa Raup Cuan

Jumat, 21 Januari 2022 | 07:40 WIB

Bayar Pajak Kendaraan Kini Tidak Perlu Keluar Rumah

Senin, 17 Januari 2022 | 10:20 WIB
X